Ketua DPC Gerindra Budiman AS Dilantik Kembali Menjadi Anggota DPRD Lampung 2024-2029

Eva Setiani

Senin, 2 September 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netiznku.com, –Ketua DPC Partai Demokrat Bandar Lampung Budiman AS kembali dilantik sebagai anggota DPRD Lampung periode 2024-2029, Senin (2/9).

Budiman terpilih kembali sebagai anggota legislator dari dapil 1 yang meliputi Kota Bandar Lampung.

Setelah dilantik, Budiman mengaku akan terus mengawal penyelesaian masalah konflik agraria, hingga pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Budiman, komitmen ini telah ia lakukan sejak menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD lampung pada periode sebelumnya.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

“Sejak awal, kami telah mengawal aspirasi masyarakat mengenai konflik agraria, seperti di Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur, kemudian masalah aset kelurahan Way Dadi, serta masalah lainnya,” ucap Budiman AS.

“Kami komitmen akan terus mengawal isu-isu serupa ke depannya, ini memang sudah menjadi bagian dari tugas kita sebagai wakil rakyat,” ujar Budiman.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Selain itu, Budiman juga mengaku juga akan fokus mengawal program pemekaran daerah otonomi baru.

“Kami juga akan fokus pada pembentukan daerah otonomi baru, seperti Sungkai Bunga Mayang yang sudah masuk pembahasan, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan diparipurnakan,” kata dia.

“Untuk pemekaran Natar Agung itu belum karena masih ada permasalahan di tingkat Kabupatennya, jadi kita tunggu itu selesai dulu,” tambah dia.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Lebih lanjut, Budiman mengaku akan mengawal keberlanjutan proses pembangunan Kota Baru yang nantinya diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan Provinsi Lampung.

“Kota Baru ini akan dijadikan Proyek Strategis Nasional (PSN) agar anggarannya di bantu oleh pusat, karena kalau mengandalkan APBD akan sulit,” ucapnya.

“Jadi kita akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengawal keberlanjutan Kota Baru,” kata dia. (*).

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru