Keterbatasan Anggaran, Parosil Utamakan Usulan Prioritas

Redaksi

Jumat, 26 Februari 2021 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengaku masih banyak masyarakat yang belum puas dengan apa yang telah dilakukan sampai tahun ke empat dirinya bersama Wakil Bupati, Mad Hasnurin memimpin.

Tentu masih banyak orang yang merasa sudah bosan karena setiap tahun menyampaikan aspirasi atau usulan hal yang sama, tetapi sampai saat ini belum terealisasi. Hal tersebut disampaikan Parosil saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tatap muka di Pekon Pura Mekar, Kecamatan Gedung Surian, Jumat (26/2).

\”Saya sadar, sampai tahun keempat ini masih ada masyarakat yang tidak puas dengan apa yang telah kami lakukan. Apalagi banyak usulan yang sudah berulangkali disampaikan tetapi belum terealisasi. Tentu itu karena banyak aspirasi, tetapi karena keterbatasan anggaran, maka yang diutamakan adalah usulan prioritas,\” kata Parosil.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjutkannya, bupati dan wakil bupati selama ini terbuka dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat, untuk ikut serta membangun Lampung Barat, tentu sesuai dengan kapasitas masing-masing. Ada usulan yang langsung disampaikan kepada bupati dan wakil bupati, ada yang melalui anggota DPRD.

\”Kemajuan Lampung Barat merupakan tanggung jawab bersama, maka masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan keinginannya, melalui Musrenbang tingkat pemangku, pekon dan kecamatan. Bahkan bisa langsung disampaikan kepada saya, pak Mad Hasnurin dan anggota DPRD, tetapi mohon maaf semua itu tidak dapat dilakukan dalam waktu yang bersamaan,\” jelas Parosil.

Pada Musrenbang tingkat kecamatan terakhir, yang juga dihadiri sejumlah kepala OPD, Parosil juga berharap, Peratin maksimalkan dana desa, yang seluas-luasnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat pekon.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

\”Dana desa yang diterima masing-masing pekon, harus digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Maka dalam penyusunan APBPekon harus melibatkan semua unsur, dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan harus lebih dititikberatkan kepada program padat karya,\” harapnya.

Terkait, sudah diperbolehkan pesta atau nayuh di wilayah yang menyandang status zona hijau dan kuning, tetapi kenapa sekolah belum dijalankan secara tatap muka, seperti yang banyak dia baca pada status media sosial masyarakat, dalam rangka untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

\”Sekarang aturan dibuat skala kecil, kalau dulu skala kabupaten sekarang kecamatan, jadi masyarakat yang ada di kecamatan dengan menyandang status zona hijau dan kuning sudah boleh tetapi tetap dengan batasan, seperti tidak ada hiburan organ tunggal, dan mematuhi protokol kesehatan yang tujuannya untuk menghidupkan roda ekonomi. Sementara sekolah tatap muka juga akan kita izinkan, tetapi tunggu aturan yang yang sedang dalam tahap penyusunan,\” jelasnya. (Iwan/len)

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Daftar Zona Covid 19 wilayah Kecamatan :

Zona hijau :

Kecamatan Gedung surian
Kecamatan Air Hitam
Kecamatan BNS
Kecamatan Suoh
Kecamatan Batu ketulis
Kecamatan Sukau
Kecamatan Waytenong

Zona Kuning:
Kecamatan Sumber jaya
Kecamatan Kebun tebu
Kecamatan Sekincau
Kecamatan Pagar dewa
Kecamatan Belalau
Kecamatan Batu Brak

Zona Orange
Kecamatan Lumbok seminung

Zona merah:
Kecamatan Balik Bukit

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dukung Satgas Pertamina, Elnusa Petrofin Pastikan Kelancaran Distribusi Energi hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:39 WIB

Dukung Swasembada Energi, Elnusa Petrofin Perluas Distribusi dari Hulu hingga Wilayah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kunjungi Fasilitas RTC, Ketua KNKT Apresiasi Transformasi Keselamatan Digital Elnusa Petrofin

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:34 WIB

Hardiknas 2026, Elnusa Petrofin Bekali Ratusan Pelajar Bali Literasi Digital dan AI

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:20 WIB

5 Kloter Tiba, 2.212 Haji Asal Lampung Selamat Kembali ke Tanah Air

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:47 WIB

Tulang Bawang Barat

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:38 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 160 | Jumat, 12 Juni 2026

Jumat, 12 Jun 2026 - 01:01 WIB