Kawanan Perampok Sadis Satroni Dua Rumah Warga Tubaba

Redaksi

Senin, 10 Desember 2018 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com):  Kawanan perampok sadis satroni dua rumah warga di Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sekitar pukul 02.00 Wib dini hari, Senin (10/12).

Dari tangan korban, kawanan perampok tersebut berhasil membawa kabur sekitar 85 gram emas dan uang tunai sekitar Rp40 juta. Sementara, satu orang korban harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena luka tembak di bagian jari kaki.

Para perampok tersebut diperkirakan berjumlah 6 orang. Mereka mengawali aksinya di rumah Tambunan (55) dengan cara mendobrak pintu belakang dan mematikan arus listrik rumah tersebut. Berhasil mendobrak pintu, sekitar 4  orang berhasil masuk rumah dan mendapati Saragih istri Tambunan yang sedang berada di belakang usai buang air kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapati korban, pelaku langsung menjambak rambut Saragih dan membawanya ke ruang keluarga yang juga terdapat anak korban Rusmawati T sedang tidur. \”Keduanya diancam para pelaku yang membawa senpi, bahkan sempat dianiaya,\” terang Sugiyanto, Kepalo Tiyuh Margo Mulyo saat dikonfirmasi netizenku.com melalui sambungan ponselnya, Senin (10/12).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”

Tak berhenti disitu, satu orang pelaku menarik Tambunan dari tempat tidurnya ke ruang keluarga dan para pelaku kembali mengancam Saragih dan diminta menunjukkan barang berharga yang berada di dalam kamarnya. Sementara, Tambunan saat berada di ruang tamu mencoba melawan langsung dihadiahi pelaku tembakan di bagian jari kakinya.

\”Dari rumah Tambunan, kawanan perampok berhasil membawa 70-an gram emas dan uang tunai sekitar Rp10 juta,\” kata dia mengutip pengakuan warganya yang menjadi korban perampokan.

Sugianto menambahkan, pada malam tersebut pihaknya juga sempat dikejar-kejar para pelaku dan di tembaki. Namun, peluru tersebut tidak mengenainya lantaran berjarak sekitar 25 meter, dan berlari dengan zigzag. \”Saya kira di depan rumah Eko Heriawan ada warga main gaple, tapi ternyata mereka kawanan perampok yang sedang menyatroni rumah Eko yang merupakan pemilik counter dan tak jauh dari rumah saya,\” paparnya.

Baca Juga  Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung

Aksi perampok lanjut ke rumah Eko Heriawan (29) korban kedua yang disatroni kawanan perampok sekitar pukul 02.30 Wib.

Pelaku masuk ke rumah Eko dengan cara memecahkan kaca rumah dan menjebol tralis rumah. Saat kejadian, Sauji (58) orang tua korban yang rumahnya bersebelahan dengan Eko bangun dan melihat kemudian berteriak minta tolong dan tak dinyana pelaku menembaki rumahnya dan sekitar 2 orang langsung berjaga-jaga.

\”Saat kejadian, Eko bersama istrinya Lilis dibawa pelaku ke kamar tamu, Eko diikat tangannya dengan tali tis warna hitam, sementara istrinya diminta para pelaku menunjukkan letak penyimpanan uang dan berhasil mengambil Rp22,5 juta yang berada di kamar utama. Tidak cukup disitu pelaku membuka pintu konter dan kembali berhasil mengambil uang kurang lebih Rp2,5 juta dan membawa sebuah handpone. Mereka langsung kabur,\” terangnya.

Baca Juga  Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton

Sementara Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian perampokan tersebut, bahkan pihaknya sudah telah dilokasi sekitar pukul 04.00 Wib. \”Ya kami terus mendalami kejadian perampokan tersebut, dari lokasi kami mendapatkan barang bukti palu godam dan slongsong peluru,\” terangnya melalu sambungan ponselnya.

Tri Handoko menambahkan berdasarkan pengakuan para korban, dari rumah Tambunan perampok berhasil membawa sekitar 70 gram emas dan uang tunai Rp15 juta, sementara dari rumah Eko pelaku berhasil membawa 15 gram Emas dan uang tunai sekitar Rp25 juta.

\”Hasil penyelidikan, pelaku berjumlah 6 orang,\”singkatnya. (arie)

Berita Terkait

Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa
Ekspor Perdana Tapioka Lampung ke China Capai 3.330 Ton
Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung
Wabup Tubaba Ikuti Bimtek ASWAKADA 2026, Perkuat Sinergi Daerah
Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat
Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia
Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi
Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB