oleh

Kasubag yang Jago Tarik Suara

Bandarlampung (Netizenku): Profesi yang digeluti Devitha Anggun sebagai Kasubag Kerjasama dan Kelembagaan UIN Raden Intan Lampung, tak lantas membuat dia jauh dari hobi menyanyi yang sudah lama digandrunginya. Hal itu dibuktikan lewat sederet predikat juara di berbagai perlombaan, baik ditingkat kota maupun provinsi.

Perempuan kelahiran 19 Januari 1984 yang akrab disapa Ses Anggun ini, berkarir di UIN Lampung sejak 13 tahun silam. Saat itu ia masih menempuh Pendidikan S1 Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Lampung (UNILA) dan S1 Ekonomi Managemen di Informatics and Business Institute Darmajaya (IBI Darmajaya).

\"\"

\”Awal mendaftar tes PNS melalui informasi dari koran. Kata mama coba aja dulu siapa tahu keterima. Setelah pengumuman ternyata keterima PNS. Senang sekaligus bingung karena posisi masih semester 4, masih senang-senangnya kuliah. Setelah berbagai pertimbangan akhirnya diputuskan untuk bekerja di UIN Raden Intan,\” kisahnya kepada Netizenku, Senin (5/3).

Baca Juga  Lagi, Novotel Lampung Dapat Sertifikasi Bintang Empat dari SICS

Pertama kerja, imbuhnya, dirinya ditempatkan sebagai staf perpustakaan dan di akademik. Seiring waktu kemudian diangkat menjadi sekertaris pribadi (sespri) Moh. Mukri pada tahun 2007. \”Setelah Pak Mukri menjadi rektor, saya diangkat lagi menjadi sespri rektor hingga 2017. Alhamdulillah awal tahun kemarin saya kembali dipercaya menjalankan amanah sebagai Kasubbag Kerjasama dan Kelembagaan,\” imbuhnya.

Baca Juga  Dibalik Nama Besar, Ternyata Wiyadi Lagi Kangen

Mengenai hobi menyanyinya, anak pertama dari 3 bersaudara ini, mengaku mencintai dunia seni sejak usia 3 tahun. Kegemerannya itu membuahkan prestasi untuk pertama kalinya saat duduk di bangku SD. Ketika itu Anggun menjuarai lomba solo song se-Bandarlampung, dan menuntaskannya sampai kejuaraan di tingkat nasional. Tidak hanya di bidang tarik suara, Anggun juga pernah memenangkan lomba puisi dan membaca sastra Lampung.

\”Seni sudah mendarah daging untuk saya. Malah bisa dibilang sangat sulit dan bahkan tidak mungkin untuk dilepas total. Jadi Meskipun bekerja tetap mencintai seni,\” aku perempuan berkulit putih yang pernah mendapat kesempatan tampil diajang nasional, setelah menjuarai solo song di Festival Krakatau itu.

Baca Juga  Modifikasi Kawasaki Athlete ala Drug Thailook

Dikatakan Anggun, dari sekian ajang yang pernah dijajalnya, even solo song pionir tingkat nasional merupakan yang paling mengesankan. Pasalnya, ketika itu ia didapuk sebagai official solo song pionir UIN Raden Intan, dan selama dua tahun berturut-turut menjadi juara sekaligus mengharumkan nama kampus. Saat ditanya apa resepnya dalam mengukir prestasi, Anggun menjawab dengan penuh kerendahan.

\”Semua itu dapat berhasil karena kita tidak pernah meremehkan hal sepele. Sebab bila tidak teliti pada hal sepele, yang sepele itu bukan tidak mungkin akan menjadi hal besar,\” pungkasnya. (Yesi Putri Lestari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *