Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno MM, menekankan kepada jajaran kepolisian di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dapat bekerja memberikan pelayanan dengan baik, memelihara ketertiban dan keamanan dengan baik, serta mampu meningkatkan kemampuan (SDM) demi menghadapi perubahan zaman.
“Saya tidak mau dengar dengan adanya Mapolres Tubaba justru mengecewakan masyarakat,” kata Kapolda Lampung, saat memberikan sambutan pada peresmian gedung Mapolres Tubaba yang dibangun di Komplek Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan, Tulangbawang Tengah, Kamis pagi (13/1).
Menurutnya, Mapolres Tubaba dibangun upaya untuk meningkatkan kinerja, dibangun untuk meningkatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat, dibangun untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial, dibangun untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, dan dibangun untuk memudahkan koordinasi instansi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi saya minta Kapolres, staf, dan anggota, saya minta manfaatkan kantor ini dengan sebaik-baiknya, bekerjalah dengan baik, bekerjalah dengan biasa, dan bekerja harus luar biasa. Karena sudah dibangunkan kantor yang representatif untuk kerja,” mintanya.
Kapolda juga mengingatkan anggota kepolisian dapat meningkatkan SDMnya, berubah kearah yang lebih baik dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, kehidupan terus berubah, tuntutan masyarakat akan pelayanan instansi pemerintah terus meningkat, peradaban manusia terus berkembang. Maka kita yang mengawaki, lanjut Kapolda, harus mempersiapkan diri, meningkatkan sarana, kemampuan, sehingga dapat menghadapi perubahan perubahan yang terjadi.
“Apabila tidak mampu memposisikan diri terhadap perubahan, pilihannya ada dua minggir atau dipinggirkan,” tegasnya.
Kapolda juga mendorong anggota kepolisian di Polres Tubaba untuk terus berinovasi, bagaimana membangun pelayanan kepada masyarakat seperti apa yang diharapkan bupati dengan kearifan lokal baik fisik maupun sikap. Dapat merawat gedung Mapolres yang baru dibangun dengan baik, menjaga kebersihan, tata ruangan dengan baik, sehingga masyarakat yang berkunjung manfaatkan dengan baik, merasa nyaman, diterima dengan baik, suasana kantor enak, dan mengingatkan akan jangan membuat suasana kantor menjadi seram, tapi buat kantor dengan kearifan kearifan lokal baik fisik maupun sikap, dan familiar.
“Buat yang familiar, jangan kaku dengan bentuk bentuk kantor polisi, buat nyaman kasih saung saung. Masyarakat datang nikmat seperti bukan kantor polisi. Ingat yang datang ke kantor polisi bukan masyarakat yang senang tapi masyarakat yang butuh pertolongan, masyarakat yang susah. Buatlah mereka nyaman saat datang ke kantor polisi dan berikan bantuan apa yang diperlukan sehingga bangunan kantor ini ada manfaatnya bagi masyarakat Tubaba,” kata dia.
Jenderal Bintang dua di kepolisian Lampung ini, mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Tubaba jika ada hal yang kurang baik dari pihak kepolisian dalam memberikan pelayanan. Dapat mengkomunikasikan dengan kapolres karena ini juga menjadi bagian tanggung jawab kapolres, dan yakin kapolres bisa menyelesaikannya permasalahan-permasalahan yang ada di Tubaba.
“Saya tidak ingin mendengar ada hal-hal yang kurang baik, dengan adanya Mapolres Tubaba justru mengecewakan masyarakat. Pilihannya ada dua minggir atau saya pinggirkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tubaba, Umar Ahmad mengatakan dengan telah selesainya gedung Mapolres Tubaba dan diresmikan pemakaiannya oleh Kapolda Lampung merupakan langkah awal proses-proses pelayanan yang dilakukan Polri di Tubaba agar semakin maksimal.
“Polres ini berdiri di kawasan yang kami sebut Uluan Nughik. Uluan itu awal, Nughik itu kehidupan. Kota masa depannya Tubaba. Wilayah ini berada di ruang 1800 hektar, master plannya akan dibagi menjadi 144 distrik, jalur sepeda dikawasan ini sepanjang 320 kilometer, dan jejaring jalannya kita bentuk seperti rasi-rasi bintang. Kawasan ini bukan hanya ditempati manusia tetapi hendaknya ruang ini dapat ditempati semua mahluk yang diciptakan Allah SWT. Semua mahluk hidup, hidup berdampingan dan dinamis di dalam ruang ini,” kata dia.
Keberadaan Polres Tubaba di kawasan ini, lanjut dia, menjadi simbol hadirnya keamanan di kawasan ini.
“Jika ditanya 50 atau 100 tahun kemudian, kapan pendirian Mapolres, jawabannya 2 tahun setelah pendirian kota,” ungkap Umar.
Dalam kesempatan itu, Umar Ahmad juga memohon dukungan kepolisian, Kapolda Lampung dalam pembangunan Tubaba khususnya kawasan Kota Budaya Uluan Nughik.
“Kami yakin Polri akan menemani Tulangbawang Barat menuju Tubaba pulang ke masa depan. Tubaba adalah masa depan Tulangbawang Barat sesuai yang dituju Tubaba, bukan lagi tempat tetapi nilai seperti nemen nedes dan neremo, kesederhanaan, kesetaraan dan kelestarian,” ulas bupati.
Peresmian tersebut dihadiri, Wakil Bupati Fauzi Hasan, Sekdakab Novriwan Jaya, Ketua DPRD Ponco Nugroho, Waka II DPRD S Joko Kuncoro, Kapolres Tubaba AKBP Sunhot P Silalahi, Dandim 0412 Letkol Inf Harry Prabowo, Forkopimda Tubaba, pejabat utama Polda Lampung, jajaran OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para tamu undangan. (Arie/Leni)








