Bandarlampung (Netizenku.com): Persatuan Pedagang Daging (PPD) Kota Bandarlampung memastikan bahwa daging yang beredar di pasar aman dan higienis untuk konsumsi.
Menurut Ketua PPD Kota Bandarlampung, Tampan Sujarwadi, dirinya kerap kali berbincang bersama pemilik-pemilik rumah potong hewan (RPH) untuk bertindak sesuai standar yang telah ditentukan.
“Jelang Idul Adha memang banyak pertanyaan. Saya sering kok ngobrol sama pemilik RPH agar pemotongan dilakukan sesuai standar, pula dengan pembuangan limbah,” ujar Tampan saat disambangi di rumahnya pada Minggu (2/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bandarlampung selalu memantau dan mengawasi agar pemotongan dilakukan sesuai prosedur.
Terkait kebutuhan hewan qurban jelang Idul Adha, dirinya memastikan stok aman lantaran disokong oleh kabupaten sekitar.
“Kalau Idul Adha paling permintaan hewan naik sekitar 500 persen. Idul Fitri yang sampai 1000 persen, sebab tidak ada daging yang dibagi seperti saat Idul Adha. Stok aman lah, kan banyak sapi dari Lampung Tengah dan kabupaten sekitar,” paparnya.
Ia juga menjelaskan, ada 5 RPH aktif di Bandarlampung guna menyediakan stok daging segar di Kota Tapis Berseri.
“Pedagang kan maunya daging segar. Kalau semua ke RPH Way Laga yang cuma punya satu jalur masuk, bisa mengeluh pedang. Sebab mereka maunya datang mepet, kemudian daging sampai pasar jam 1 malam,” pungkasnya. (Agis)








