Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mendapatkan gelar adat kehormatan Tuan Permata Negara dari masyarakat adat Megow Pak Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), di Sessat Agung Bumi Gayo, Komplek Islamik Center Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Minggu (8/5/2022).
Prosesi pemberian gelar adat dilakukan secara adat diawali dengan Anis menaiki kereta yang diarak tokoh dan masyarakat dan disambut Bupati Tubaba Umar Ahmad, para pejabat pemerintahan, para tokoh adat dan undangan yang hadir di depan Sessat Agung dan diakhiri dengan Anis cakak pepadun dan memberikan sambutan dengan mengenakan pakaian adat.
Dalam sambutannya Umar Ahmad mengucapkan selamat datang dan selamat ber-Tubaba kepada Anies di Kabupaten Tulangbawang Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat datang di Tubaba. Terima kasih atas kedatangannya. Terima kasih telah mengawal Kabupaten Tulangbawang Barat Pulang ke Masa Depan menuju Tubaba,” ujar Umar Ahmad saat menyampaikan kata sambutannya.
Umar Ahmad juga mengatakan dengan kedatangan Anies menjadi semangat baru di Tubaba, dan menjadi saksi akan tumbuhnya kebaikan dan kemajuan yang sedang dikerjakan di Tubaba.
“Kami juga mendukung penuh langkah-langkah kedepan, apa yang menjadi harapan Pak Anis untuk di masa-masa yang akan datang,” ucap Umar.
Sementara Anies yang menyandang gelar adat Tuan Permata Negarou dalam sambutannya menyatakan kebahagiannya bisa menginjakkan kaki di tanah Tulangbawang Barat. Ia bercerita pertama kali ke Tubaba saat mengantar puluhan sarjana berprestasi ke kabupaten ini dalam program Indonesia Mengajar pada 11 November 2010, saat mengantarkan sarjana terbaik untuk menjadi pengajar yang memiliki banyak tantangan dan pada saat itu Tubaba merupakan kabupaten baru hasil pemekaran.
“Pada saat itu kami datang bukan di tempat yang hanya kami pilih, tapi kami datang di tempat yang menyatakan membuka diri untuk kemajuan,” ulasnya.
Menurut Anies, Tubaba satu dari sedikit tempat yang warganya terbuka untuk pendidikan, terbuka untuk kemajuan, terbuka untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Pendidikan bukanlah sesuatu yang kita kerjakan hari ini dan kita lihat hasilnya besok, minggu depan, tahun depan. Sebab, ini adalah investasi yang baru akan kita rasakan bertahun-tahun kedepan. Tubaba menjadi contoh keberhasilan Program Indonesia Mengajar, bahkan memunculkan Tubaba cerdas, guru penggerak, dan ini tidak banyak di tempat lain,” kata Anies.
Mendengar Tubaba semakin maju, Anies kembali datang ke Tubaba pada 2015 silam dan pada saat itu bertugas menjadi Menteri Pendidikan RI di masa akhir periode Indonesia Mengajar di Tubaba.
“Dan beberapa waktu lalu Bapak Bupati Umar Ahmad datang ke Kantor Gubernur DKI, beliau menyampaikan ada sebuah kehormatan gelar adat yang dianugerahkan oleh Federasi Marga Empat dan pemerintah daerah kepada saya. Dan hari ini suatu kebanggaan tersendiri bagi saya bisa kembali ke Tulangbawang Barat,” ujar Anies.
Dari hati yang paling dalam, rasa apresiasi yang paling tinggi, lanjut Anies mengucapkan terima kasih. Gelar kehormatan yang diembankan kepadanya akan diemban dengan sebaik-baiknya, dan dijaga.
“Tulangbawang Barat akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup kami kedepan. Sebuah tempat yang memberikan kesan mendalam, dan ini kali ketiga ke Tubaba dan bukan kali terakhir ke Tubaba,” katanya.
Dia mengatakan Umar Ahmad adalah bupati visioner yang mau menerima dan mendukung dunia pendidikan.
Anies juga menyampaikan doa dan apresiasi semoga kelak Umar Ahmad dapat selalu sehat, panjang umur dan dapat terus mengabdi dan berkiprah tidak hanya di Tulangbawang Barat, namun lebih luas lagi khususnya di bumi Lampung dan Indonesia ini.
“Ini sejarah yang tidak dapat saya lupakan, dan izinkan saya mencatat hari ini menjadi hari yang spesial dan kebutulan kemarin tanggal 7 Mei saya ulang tahun, jadi peristiwa ini sehari setelah saya berulang tahun,” ulasnya.
Diakhir sambutan, Anies Baswedan meminta doa seluruh tokoh dan masyarakat Tubaba dalam menuntaskan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022 mendatang agar bisa amanah sampai akhir jabatan dengan husnul khotimah. (Arie/Leni)








