Ingat, 2025 Harga Singkong Minimal Rp900/Kg, Perusahaan Tidak Taat akan Ditindak

Ilwadi Perkasa

Jumat, 13 Desember 2024 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin

Pj. Gubernur Lampung, Samsudin

Bandarlampung (Netizenku.com): Kemerosotan harga singkong di Lampung mulai teratasi, setelah Pemprov Lampung cepat-cepat turun tangan dan dengan cerdas kembali menegakkan kesepakatan Mahan Agung 2021 terkait harga dasar pembelian singkong sebesar Rp900/kg di lini gudang perusahaan. Terhadap perusahaan yang tidak taat dengan kesepakatan ini akan ditindak.

“Soal singkong sudah teratasi. Kita tegakkan kembali kesepakatan pada 2021 lalu,” tegas Pj Gubernur Lampung Samsudin di Kantor Gubernur Lampung, Kamis (12/12/2024).

Kesepakatan itu lahir saat provinsi ini dipimpin oleh Gubernur Arinal Djunaidi, dimana disepakati harga minimal singkong Rp900 per kg dengan maksimal rafaksi 15 persen.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesepakatan harga dasar Rp900 dan rafaksi 15 persen tersebut diterapkan 1 Januari 2025. Samsudin mengingatkan pihak perusahaan mentaati kesepakatan tersebut.

“Bagi yang tidak taat akan kita tindak,” tegas Samsudin.

‘Hantu’ Rafaksi

Kendati ada jaminan harga singkong akan naik di tahun 2025, kenaikannya tidaklah signifikan. Sebab masih ada ‘hantu’ lain, yakni ketentuan rafaksi yang menggerus hasil penjualan petani.

Baca Juga  DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Dengan ketentuan rafaksi 15 persen dan memperhitungkan tingkat kualitas singkong secara umum di Lampung, maka diperkirakan petani belum bisa memperoleh Rp900 ribu/ton.

Sebagai catatat, persoalan kualitas singkong petani merupakan masalah klasik yang belum sepenuhnya bisa diatasi oleh dinas terkait. Jika kualitasnya bisa ditingkatkan maka harga singkong bisa mencapai Rp1.100-1.200/kg.

Selain itu, pemerintah sebaiknya tidak lagi memberikan izin baru kepada perusahaan tapioka yang terlanjur menumpuk-numpuk di wilayah tertentu.

Produksi Singkong 2024 Diproyeksikan 7,5 Juta Ton

Pada 2024 ini, Pemprov Lampung memproyeksikan produksi singkong atau ubi kayu sebesar 7,5 juta ton.

Baca Juga  Pemprov Lampung Kembangkan Ekonomi Biru-Hijau melalui Potensi Nilai Ekonomi Karbon

Angka itu lebih tinggi dibanding produksi 2022-20-2023 yang masing-masinh mencapai 6,7 ton dan 7,1 juta ton.

Sebagian besar singkong diproduksi untuk pemenuhan kebutuhan industri tapioka, sedangkan yang untuk konsumsi sekitar 10 persen dari total produksi dalam setahun.

Daerah sentra produksi singkong di Lampung tersebar di Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, dan terbesar di Lampung Tengah dengan produksi melebihi 1 juta ton.(iwa)

 

Berita Terkait

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung
RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi
Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM
DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI
Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung
Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru