Indeks Pembangunan Kebudayaan Lampung di Atas Angka Nasional

Redaksi

Kamis, 24 Maret 2022 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Culture and Tapis Carnival dalam rangkaian hari terakhir Lampung Krakatau Festival 2018 di Lapangan Saburai, Enggal, Kota Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Lampung Culture and Tapis Carnival dalam rangkaian hari terakhir Lampung Krakatau Festival 2018 di Lapangan Saburai, Enggal, Kota Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Provinsi Lampung di tahun 2018 menduduki peringkat 12 nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis IPK Nasional sebesar 53,74 sementara IPK Lampung 54,33.

IPK disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan BPS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks tersebut terdiri dari 31 indikator penyusun yang dirangkum dalam tujuh dimensi pengukuran, yakni Ekonomi Budaya, Pendidikan, Ketahanan Sosial Budaya, Warisan Budaya, Ekspresi Budaya, Budaya Literasi, dan Gender.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Heni Astuti, ketika ditemui pada Selasa (22/3) lalu menyampaikan Provinsi Lampung sejak tahun 2018 telah memiliki pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD).

Dia menjelaskan PPKD adalah data yang berisi inventarisasi obyek pemajuan kebudayaan sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Implementasi pembangunan kebudayaan disesuaikan dengan daerah masing-masing yang tergambar dalam PPKD. Kekayaan budaya, baik benda maupun takbenda, harus tergambar di sana,” kata dia pada Selasa (22/3) lalu.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung
Pemajuan Kebudayaan Tolok Ukur Pembangunan Daerah dan Nasional
Kabid Kebudayaan Disdikbud Provinsi Lampung, Heni Astuti. Foto: Netizenku.com

Namun saat ini dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, lanjut Heni, ada 9 daerah yang belum melengkapi PPKD termasuk Kota Bandarlampung yang merupakan ibu kota Provinsi Lampung.

Baca Juga: Status Obyek Cagar Budaya di Bandarlampung Terkendala Tim Ahli

Berikut hasil penghitungan IPK 2018 Provinsi Lampung yang dirilis oleh BPS

IPK Lampung berada di atas IPK Nasional dan di peringkat ke-12 dari 34 provinsi.

Tiga dimensi pembentuk IPK Lampung memiliki nilai indeks di atas angka nasional yaitu dimensi pendidikan (72,43) pada peringkat ke-10, dimensi ketahanan sosial budaya (77,47) pada peringkat ke-8, dan dimensi warisan budaya (44,99) pada peringkat ke-9.

Empat dimensi lainnya masih berada di bawah angka nasional yaitu dimensi ekonomi budaya (30,42) pada peringkat ke-11, dimensi ekspresi budaya (27,13) pada peringkat ke-29, dimensi budaya literasi (46,57) pada peringkat ke-29, dan dimensi gender (53,79) pada peringkat ke-24.

Baca Juga  BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Pemerintah Provinsi Lampung didorong untuk meningkatkan nilai pada masing-masing dimensi.

Untuk dapat meningkatkan nilai dimensi ekonomi budaya, Pemerintah Provinsi Lampung perlu untuk melaksanakan program terkait agar persentase penduduk yang pernah terlibat sebagai pelaku/pendukung pertunjukkan seni yang menjadikan keterlibatannya sebagai sumber penghasilan (0,30%) meningkat.

Rendahnya nilai dimensi pendidikan paling dipengaruhi oleh nilai indikator rata-rata lama sekolah penduduk 25 tahun ke atas di Lampung yang besarnya sekitar 7,82 tahun. Dengan meningkatkan nilai indikator tersebut maka nilai dimensi pendidikan juga akan meningkat.

Indikator dengan nilai terendah di dimensi ketahanan sosial budaya Lampung adalah persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang mengikuti gotong royong yang nilainya sebesar 34,67%. Indikator tersebut dapat menjadi prioritas dalam rangka menaikkan nilai dimensi ketahanan sosial budaya.

Persentase benda, bangunan, struktur, dan situs cagar budaya yang telah ditetapkan terhadap total registrasi di Lampung adalah 1,77%. Angka tersebut masih berada jauh dari angka nasional (3,17%) dan target (50%).

Baca Juga  Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Hanya ada sekitar 1,61% penduduk 10 tahun ke atas di Lampung yang pernah terlibat sebagai pelaku/pendukung pertunjukkan seni. Kecilnya angka tersebut paling mempengaruhi rendahnya nilai dimensi ekspresi budaya Lampung.

Ada sekitar 35,55% penduduk berumur 10 tahun ke atas di Lampung yang mengakses internet dalam tiga bulan terakhir. Untuk meningkatkan angka tersebut, pemerintah setempat dan pihak swasta perlu untuk menyediakan fasilitas serta sarana dan prasarana penunjang internet di Lampung.

Rasio anggota parlemen perempuan terhadap anggota parlemen laki-laki di Lampung mencapai 18,06. Angka tersebut berada di bawah angka nasional (21,2%) dan masih jauh dari target (100%).

Penyusunan Indeks Pembangunan Kebudayaan mengacu pada kerangka pengukuran kebudayaan yang disusun UNESCO, yaitu Culture Development Indicators (CDIs) serta menyesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan pembangunan kebudayaan di tingkat nasional dan daerah.

IPK bukan mengukur nilai budaya, tetapi lebih memotret pencapaian pembangunan kebudayaan di wilayah. (Josua)

Berita Terkait

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak
Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan
Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian
Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung
RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi
Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB