IDI Pastikan Tim Rikes Bakal Calon Bebas dari Parpol & Kerabat

Redaksi

Senin, 7 September 2020 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Lampung Dr dr Asep Sukohar (kiri) didampingi Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul Zaini di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung, Senin (7/9). Foto: Netizenku.com

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Lampung Dr dr Asep Sukohar (kiri) didampingi Wakil Ketua IDI Lampung dr Boy Zaghlul Zaini di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung, Senin (7/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Sejumlah bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2020, mulai menjalani pemeriksaan kesehatan (rikes) jasmani di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Rikes jasmani, Senin (7/9), berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan diikuti bakal calon dari Kota Bandarlampung, Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, Lampung Tengah, Pesisir Barat, dan Lampung Selatan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Lampung Dr dr Asep Sukohar memastikan anggota Tim Rikes yang berjumlah 105 orang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun dan bukan merupakan dokter pribadi para bakal calon, serta tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan bakal calon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Rikes adalah gabungan dokter, perawat, dan IDI serta penunjang pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang sudah di-SK-kan.

\”Pembentukan Tim Pemeriksaan Kesehatan adalah dari IDI dan Direktur RSUDAM. Jadi mereka itu bekerja secara profesional, dan menurut informasi yang sudah kita lakukan itu tidak ada yang berafiliasi ke partai politik manapun. Termasuk bukan merupakan dokter pribadi bakal calon,\” kata Asep saat dihubungi Netizenku, Senin (7/9) siang.

Menurut Wakil Rektor Universitas Lampung ini, di dalam Tim Rikes terdapat 43 dokter, sehingga akan sulit mempengaruhi hasil pemeriksaan.

\”Susah mempengaruhi dokter sebanyak itu kalau masalah pribadi karena kita semua menggunakan data. Kalau memang ada, silahkan saja melaporkan kepada saya disertai bukti-bukti,\” tegas dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56 WIB

ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

DPRD Lampung Soroti Rencana Anggaran Rp10 Miliar untuk SMA Siger

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:04 WIB

Gubernur Lampung Dukung Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:00 WIB

Ketua DPRD Lampung Sambut Kepemimpinan Baru BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Lampung Sosialisasikan E-Reviu untuk Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Daerah

Berita Terbaru

Lampung

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:49 WIB