Harga MinyaKita Melonjak, Ini Tanggapan DPRD Lampung

Suryani

Senin, 2 Juni 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga kebutuhan pokok kembali mengalami lonjakan. Salah satu komoditas yang terdampak adalah minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita, yang kini dijual dengan harga Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp15.700.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kenaikan ini mendapat sorotan serius dari Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki. Ia menyebut telah menerima banyak keluhan masyarakat terkait lonjakan harga tersebut.

Baca Juga  Eva Bawa Semangat Kolaborasi dari Rakernas APEKSI

“Kami menerima banyak aduan dari masyarakat soal kenaikan harga MinyaKita. Ini tentu memberatkan, apalagi menjelang hari besar seperti Idul Adha,” kata Basuki saat diwawancarai, Senin (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons situasi ini, Komisi II langsung menjalin komunikasi dengan Bulog Lampung untuk menelusuri penyebab kelangkaan dan kenaikan harga. Dari penelusuran tersebut, diperoleh informasi bahwa distribusi pasokan dari pemerintah pusat mengalami hambatan.

Baca Juga  Eva Dwiana Pastikan Semua Anak Tetap Bersekolah di SMP Negeri

“Bulog menyampaikan bahwa keterlambatan distribusi dari pusat menjadi penyebab utama kelangkaan dan naiknya harga di pasar,” jelas Basuki seperti dilansir Lampung way.

Tak berhenti di situ, pihak DPRD juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Mereka menyebut faktor melemahnya ekspor turut memengaruhi distribusi dan harga MinyaKita di dalam negeri.

Atas kondisi tersebut, Basuki mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Bulog Lampung untuk segera mengambil langkah konkret.

Baca Juga  Dua Siswi SD Harumkan Bandar Lampung Lewat Olimpiade Robot

“Negara harus hadir di tengah kesulitan rakyat. Disperindag dan Bulog harus intensif berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga di pasaran,” tegasnya. (Rls)

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan
Kodam XXI/Radin Inten Genap Satu Tahun

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB