Guru Besar Unila sebut Pemerintah dan Sekolah Belum Tune-in Literasi Digital

Luki Pratama

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Bujang Rahman, Guru Besar FKIP Unila (kiri) bersama Ketua AMSI Wilayah Lampung Hendri Std.

Prof. Dr. Bujang Rahman, Guru Besar FKIP Unila (kiri) bersama Ketua AMSI Wilayah Lampung Hendri Std.

Bandarlampung (Netizenku.com): Prof. Dr. Bujang Rahman menyebut pemerintah dan sekolah sampai hari ini belum mengoptimalkan penggunaan teknologi yang ada dalam proses mempersiapkan generasi muda berkualitas. Hal terkecil dari keberadaan teknologi tersebut ialah literasi digital.

“Literasi digital itu penting bagi anak didik. Siap tidak siap, kita sekarang sudah berada pada era teknologi, digitalisasi sudah merambah ke berbagai aspek kehidupan. Apalagi di era mendatang. Sementara sekolah memiliki kewajiban untuk mempersiapkan generasi muda berkualitas.

Ironisnya, saya masih melihat sekolah dan pemerintah belum tune-in dengan kebutuhan tersebut. Lebih memprihatinkan lagi kalau pihak-pihak itu masih punya pandangan literasi digital bukan sebuah kebutuhan urgen,” ungkapnya, saat menerima kunjungan Ketua AMSI Lampung Hendri Std dan Ketua Bidang Pendidikan Imelda Astari di Gedung Program Pascasarjana FKIP Unila, Kamis (16/5/2024).

Baca Juga  Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Bujang menyoroti keberadaan website sekolah yang sudah dimiliki oleh sebagian besar sekolah di Lampung. Hanya saja pengelolan website sekolah masih jauh dari optimal. Contoh kecil ini saja, imbuhnya, sudah memperlihatkan bagaimana pihak sekolah tidak menaruh perhatian terhadap tumbuh kembangnya literasi sekolah di lingkungan satuan pendidikan. “Itu baru satu contoh kecil saja,” ungkap Guru Besar FKIP Unila ini.

Oleh karenanya Bujang menyambut antusias saat mengetahui Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung akan menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertema Menggiatkan Literasi Digital di Sekolah sebagai Implementasi Peraturan Daerah (perda) Provinsi Lampung No. 17 tahun 2017 tentang Peningkatan Budaya Literasi pada Senin (27/5) di Gedung Perpusda Lampung.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong PAD Sektor Pertanian

“Sesungguhnya sudah lama saya menunggu ada lembaga atau pihak yang menaruh perhatian serius terhadap literasi digital. Tapi belum ketemu, sampai akhirnya saya diminta menjadi pembicara oleh AMSI Lampung. Saya antusias menyambutnya,” kata Bujang.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, kepala sekolah mesti memiliki komitmen yang jelas untuk bisa menjalankan Perda Nomor 17 tahun 2019 itu yang disesuaikan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing.

“Keberadaan website sekolah bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan budaya literasi. Komitmen tersebut hendaknya jangan hanya ditunjukkan dengan sekadar ada website sekolah. Tapi tanpa dijaga kesinambungan operasionalnya. Persoalan anggaran untuk menunjangnya saya pikir bisa dianggarkan dari komite sekolah. Di sini juga dibutuhkan kesadaran dari komite sekolah. Bahkan peran Dewan Pendidikan juga idealnya ikut berperan aktif,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pemprov Perkuat Sektor Energi, Potensi Migas Dinilai Sangat Menjanjikan

Sementara Ketua AMSI Wilayah Lampung, Hendri Std, mengatakan lembaga yang dipimpinnya yang merupakan konstituen Dewan Pers di Indonesia, telah memutuskan untuk menjadi garda terdepan mengawal dan menumbuhkan gerakan literasi digital di satuan pendidikan (sekolah-sekolah) di Provinsi Lampung.

“Tidak hanya di ranah pendidikan, kami juga akan berupaya turut aktif menumbuhkan dan meningkatkan literasi digital pada bidang lainnya. Tapi pada tahapan awal ini kami memfokuskan terlebih dahulu perhatian kami pada literasi digital di sekolah-sekolah,” katanya. (*)

Berita Terkait

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat
Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:23 WIB

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 20:24 WIB

Tulang Bawang Barat

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:24 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 165 | Rabu, 19 Agustus 2026

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:09 WIB

Lampung

BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:23 WIB