Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, meminta Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Dr. Zaidirina, SE.,M.Si, dapat menjaga dan melanjutkan pembangunan, serta menjaga momentum pemerintahan dan pembangunan jangan sampai terhenti.
Hal itu disampaikan gubernur yang diwakili Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto saat menghantarkan Pj bupati Tubaba untuk menjalankan amanahnya yang dipusatkan di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Tubaba, Panaragan, Senin (23/5).
Menurutnya, dilantiknya Pj bupati oleh gubernur menandakan gubernur mempercayai para pejabat tersebut dan mereka mempunyai kapasitas yang mumpuni, dan harus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Artinya, kapasitas yang dimiliki akan terlihat memberikan hasil kalau diiringi dengan sinergi, kemampuan, diiringi dukungan aktif semua pejabat, stakeholder, pemangku kepentingan dan semua masyarakat. Tanpa dukungan itu siapapun yang akan memimpin tidak akan efektif, tidak sinergi sehingga tidak tepat sasaran. Kita sayang kita cinta Tulangbawang Barat maka untuk itu kita harus komit bahwa kabupaten ini milik kita bersama,” kata Sekdaprov.
Untuk itu, pihaknya berharap kedepan jangan sampai mengecewakan masyarakat. Sebab masyarakat menginginkan perubahan, masyarakat ingin momentum pembangunan yang sudah berjalan tetap dipertahankan, dan ini menjadi kewajiban kita semua.
“Dalam melaksanakan fungsi pemerintahan, Gubernur meminta kepada Penjabat Kepala Daerah jangan pernah terjadi momentumnya stop. Jadi, harus bisa menjaga momentum yang sudah ada. Diantaranya, pelayanan publik masyarakat terlayani, membangun fasum yang lebih besar, menjaga Kamtibmas bersama Forkompimda, menjaga kondusifitas daerah, menjelang pemilu kita menjaga stabilitas kondisi daerah itu jangan sampai tehenti agar momentumnya bagus,” harapnya.
Fahrizal terus mengingatkan, gubernur akan terus mengevaluasi para Penjabat Bupati. Sebab, dalam SK penjabat bupati dapat menduduki jabatan paling lama satu tahun. Dan gubernur diminta oleh Mendagri untuk terus menerus melakukan pemantauan dan evaluasi.
“Konsekuensinya apa, jika momentumnya berkurang terhenti bisa jadi sebelum satu tahun sudah di stop. Tapi saya yakin Ibu Zaidirina serius dan mampu, dan kita yakin bisa menjaga momentum itu tadi tentu dalam satu barisan dengan seluruh pejabat, seluruh pegawai, satu barisa sama-sama membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata dia.
Penjabat bupati dapat menjaga memelihara ketentraman masyarakat. Artinya, disini membutuhkan kerja bersama antara Pj Bupati dengan Forkopimda baik unsur kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan unsur tokoh masyarakat, tokoh adat dan lainnya.
“Intinya, kita harus menjaga momentum pembangunan. Untuk itu jangan lupa menerapkan disiplin pegawai, disiplin anggaran, dan disiplin dalam menjalankan tugas,” kata Sekdaprov.
Terkait penyerapan anggaran, dalam arahannya Fahrizal meminta Pj bupati Tubaba untuk melakukan percepatan karena penyerapan anggaran pemerintah termasuk yang sangat berpengaruh dalam menggerakkan perekonomian daerah dan masyarakat.
“Mari kita sama-sama kawal agar pelaksanaan tugas Pj ini sukses, serta momentum dan akselerasi pembangunan kita terjaga,” ajaknya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Zaidirina mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tugas untuk menaikkan IPM Tubaba yang masih rendah
Selain itu, Zaidirina juga mengungkapkan bahwa dirinya akan memanfaatkan kemajuan teknologi, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan, serta mengejar kesetaraan akses untuk menjaga momentum dan percepatan pembangunan.
Hadir dalam kegiatan, anggota Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejumlah Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat. (Arie/Leni)








