Gubernur Lampung: Ijtima’ Ulama Dunia Dorong Perputaran Ekonomi Masyarakat Kota Baru

Suryani

Minggu, 30 November 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa penyelenggaraan Ijtima’ Ulama Dunia dan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di kawasan Kota Baru tidak hanya menjadi agenda keagamaan berskala internasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau kegiatan berskala internasional tersebut di Kota Baru, Minggu (30/11/2025) pagi.

Menurut keterangan Humas Ijtima Ulama “Indonesia Berdoa”, Firmansyah Alfian, kegiatan akbar yang berlangsung mulai 28–30 November 2025 tersebut dihadiri lebih dari 575.000 jamaah, dari jumlah tersebut, 8.500 orang diantaranya berasal dari 99 negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangkaian kegiatan yang diawali dengan salat Jum’at, dihadiri secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar sekaligus menyampaikan khotbah.

Hadir juga Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga  Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Menurut Gubernur, sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan yang berlangsung 28–30 November 2025, perputaran ekonomi lokal meningkat signifikan. Ribuan jamaah dari berbagai provinsi di Indonesia dan mancanegara mendorong pertumbuhan transaksi di sektor UMKM, pedagang kaki lima (PKL), pasar rakyat, usaha transportasi, hingga jasa penyedia tenda dan logistik.

Berdasarkan data yang disampaikan saat meninjau pengamanan lokasi oleh Tim gabungan, kegiatan Ijtima dihadiri kurang lebih 300 ribu orang.

Gubernur menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah dan silaturahmi, tetapi juga berkah ekonomi. Banyak masyarakat yang merasakan manfaat, terutama pedagang dan UMKM di wilayah Lampung Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan lapak kuliner, warung harian, penjual kebutuhan dasar, serta pedagang minuman dan makanan siap saji ramai oleh jamaah. Beberapa pedagang mengaku omset naik hingga beberapa kali lipat dibanding hari biasa.

Baca Juga  Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Sejumlah video dan foto yang beredar di media sosial melalui akun jamaah menunjukkan aktivitas peserta Ijtima’ berbelanja di warung sekitar, membeli kebutuhan logistik, hingga berburu kuliner khas Lampung.

Dampak ekonomi yang luar biasa terjadi selama penyelenggaraan kegiatan, di asumsikan dari hal paling sederhana, jika masing – masing jamaah memenuhi kebutuhan makan saja dengan harga termurah Rp.10.000,- maka dalam satu hari akan membelanjakan uangnya sebanyak Rp.30.000,- jika dikalikan 575 ribu jamaah maka perputaran uang perhari mencapai 17 miliar rupiah lebih, dalam tiga hari penyelenggaraan kegiatan setidaknya ada perputaran uang sebanyak 51 miliar rupiah lebih hanya dari sisi konsumsi.

Selain pedagang, penyedia jasa transportasi lokal seperti ojol, angkutan desa, dan penyewa kendaraan juga mendapatkan dampak positif. Sektor akomodasi di wilayah sekitar seperti Natar, Jati Agung, hingga Kota Bandar Lampung dilaporkan mengalami peningkatan okupansi.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Regional Sumatera dalam Pengendalian Inflasi

Jasa transportasi baik darat, laut dan udara juga mengalami kenaikan jumlah penumpang yang signifikan dengan digelarnya Ijtima di Provinsi Lampung.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan berskala besar sebagai bagian dari strategi meningkatkan perekonomian daerah berbasis event.

“Kita ingin Lampung menjadi tuan rumah yang baik untuk kegiatan nasional dan internasional. Setiap event besar harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi sinergi TNI–Polri, pemerintah daerah, relawan, dan panitia sehingga kegiatan berjalan kondusif dan tertib. Ia menekankan bahwa pelayanan publik dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama.

Dengan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, Pemprov Lampung berharap penyelenggaraan Ijtima’ Ulama Dunia menjadi momentum memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang aman, ramah, dan siap menjadi destinasi kegiatan berskala besar. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Berita Terkait

Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke
Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:54 WIB

Gubernur Mirza, Kebersamaan Jadi Kekuatan Pembangunan Lampung Barat

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Berita Terbaru