Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa menjajaki peluang kerja sama untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan sektor pariwisata daerah.
Lampung Selatan (Netizenku.com): Penjajakan tersebut dibahas dalam kunjungan General Manager (GM) Grand Elty Krakatoa, Bagus Dewa Karuniawan, ke Sekretariat PWI Lampung Selatan, Balai Tjindar Boemi, Senin (19/10/2026).
Kedatangan Bagus disambut Dewan Penasihat PWI Lampung Selatan Rudi Apriadi.KM, Ketua PWI Edwin Apriandi, Sekretaris Desi Habibi, serta sejumlah pengurus dan anggota PWI Lampung Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat silaturahmi, kedua pihak membahas kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sebelumnya serta peluang menghadirkan program kolaborasi baru.
Ketua PWI Lampung Selatan, Edwin Apriandi, mengapresiasi kunjungan GM Grand Elty Krakatoa. Ia mengatakan, komunikasi dan audiensi antara PWI dan pihak Grand Elty Krakatoa telah terjalin sebelum pergantian manajemen.
“Terima kasih, Pak GM, sudah berkunjung ke Balai Tjindar Boemi PWI Lampung Selatan. Sebelumnya, kami juga sudah melakukan audiensi dengan GM terdahulu,” ujar Edwin.
Ia menjelaskan, PWI merupakan wadah bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dengan jaringan insan pers dan media yang dimiliki, PWI Lampung Selatan berpeluang membangun kemitraan dengan berbagai sektor, termasuk pariwisata.
Edwin berharap komunikasi tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi kedua pihak, sekaligus mendukung promosi potensi wisata di Lampung Selatan.
Gayung bersambut, GM Grand Elty Krakatoa, Bagus Dewa Karuniawan, menyatakan kesiapan untuk melanjutkan komunikasi dan kerja sama yang telah dirintis oleh manajemen sebelumnya.
“Untuk apa yang sudah terjalin dengan kita, baik mengenai kolaborasi maupun kerja sama, tentu ingin kami lanjutkan. Kami merupakan penerus GM sebelumnya, sehingga perlu menyiapkan kembali apa yang sudah diusulkan terdahulu,” kata Bagus.
Ia juga membuka kesempatan bagi PWI Lampung Selatan untuk mengajukan usulan program baru yang dapat dibahas dan ditindaklanjuti bersama, termasuk penyusunan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
“Kami ingin ada MoU kerja sama yang baru dengan pihak PWI. Silakan dari PWI mengusulkan program-program kerja sama yang baru, sehingga bisa kita bahas dan tindak lanjuti bersama,” ungkapnya.
Salah satu gagasan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah penyelenggaraan lomba fotografi dengan melibatkan PWI Lampung Selatan dan mengambil lokasi di kawasan Grand Elty Krakatoa.
Kegiatan itu diwacanakan menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang diperkirakan berlangsung pada April 2027. Namun, rencana tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, mulai dari pematangan konsep hingga kesepakatan kedua pihak.
Lomba fotografi dinilai dapat menjadi wadah bagi insan pers untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan daya tarik pariwisata Lampung Selatan melalui karya visual.
Melalui kegiatan tersebut, potensi alam dan berbagai daya tarik Grand Elty Krakatoa dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas. Selain itu, keterlibatan wartawan dan media diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi pariwisata melalui publikasi yang kreatif dan informatif.
Edwin menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara organisasi wartawan dan pengelola destinasi wisata dapat membuka peluang promosi yang lebih luas sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap potensi pariwisata daerah.
“Menurut kami, kolaborasi ini sangat bagus. Selain bisa meningkatkan rating dan jangkauan publikasi, kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan popularitas dunia pariwisata di Lampung Selatan,” tuturnya.
Pertemuan PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa menjadi langkah awal dalam menjajaki kemitraan yang lebih terarah. PWI memiliki jaringan insan pers dan media, sedangkan Grand Elty Krakatoa memiliki potensi destinasi wisata yang dapat diperkenalkan kepada khalayak lebih luas.
Kedua pihak berharap sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui program-program yang tidak hanya mendukung publikasi, tetapi juga mendorong promosi pariwisata dan memperkuat citra Lampung Selatan sebagai daerah yang memiliki beragam potensi wisata.
Meski masih dalam tahap penjajakan, rencana penyusunan MoU dan penyelenggaraan lomba fotografi menjadi peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan perencanaan bersama. (*)








