Bandarlampung (Netuzenku.com): Keputusan Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai sangat melukai hati rakyat, apalagi di tengah pemulihan ekonomi yang masih tertatih akibat Pandemi Covid-19.
Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung Hanifal, Senin (5/9).
Kenaikan BBM, menurutnya, secara otomatis sangat berdampak luas pada perekenomian rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan kenaikan harga BBM yang cukup signifikan seperti harga pertalite yang Rp 10.000 perliter dimungkinkan akan berdampak terutama dengan naiknya berbagai kebutuhan pokok sehari-hari secara tak terkendali dan naiknya tarif transportasi angkutan umum dan lainnya”, ucap Hanifal.
Selain itu, Keputusan pemerintah ini juga berpotensi menambah kesusahan di tengah masyarakat serta berpotensi menambah angka kemiskinan.
“Ini tidak menunjukkan rasa peduli dan sensitivitas pemerintah pada publik karena tidak melihat, tidak mendengar aspirasi publik yang gencar menolak kenaikan BBM,” sesalnya.
Untuk itu, Fraksi Demokrat Lampung menolak dengan tegas kenaikan BBM saat ini. “Kita berharap pemerintah dapat kembali mengevaluasi terhadap kenaikan BBM tersebut,” pungkasnya. (Agis)








