Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengajukan pinjaman modal ke Bank Mandiri.
Eva Dwiana mengaku sudah berulang kali memberikan masukan kepada para pelaku UMKM. Pinjaman modal tanpa bunga dan tanpa agunan ini untuk membantu UMKM setempat bangkit di masa pandemi Covid-19.
“Zaman pandemik kemarin, 70 persen kemerosotan untuk UMKM Bandarlampung,” kata dia di Hotel Yunna, Rabu (8/12), usai membuka acara pelatihan IKM setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkot Bandarlampung telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Mandiri pada Rabu, 8 September 2021 di Aula Gedung Semergou.
“Pinjamannya banyak sekali untuk UMKM, Rp25 juta-Rp50 juta. Ini kan cukup luar biasa,” ujar Eva Dwiana.
Pinjaman modal tersebut, lanjut dia, bisa digunakan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi terutama dalam hal pengemasan produk.
“Alatnya tidak begitu mahal, untuk packing kerupuk hanya Rp8 juta, ikan olahan Rp8 juta, untuk ngepres Rp12 juta. Kalau pinjam sini kan bisa,” kata dia.
Namun hingga saat ini, tercatat baru 4 pelaku UMKM yang lolos persyaratan pengajuan pinjaman modal.
“Pemkot Bandarlampung kemarin sudah mengajukan sebanyak 80 UMKM, disaring menjadi 40 UMKM, dari 40 cuma 4 UMKM yang lolos. Dicek semua prosesnya makanya hanya 4 orang,” ujar dia. (Josua)








