oleh

Eva Dwiana Apresiasi Ruang Terbuka Hijau Unila

Bandarlampung (Netizenku.com): Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengapresiasi Rektorat Universitas Lampung (Unila) yang terus menambah ruang terbuka hijau (RTH) di kampus tertua di Provinsi Lampung tersebut.

Unila kembali menambah luas RTH dengan melakukan penanaman 1.500 bibit pohon jenis kayu keras dan tanaman serba guna lainnya.

“Semoga ruang terbuka hijau di Unila bertambah lagi, dan bertambah juga di Kota Bandarlampung,” kata Eva Dwiana dalam kegiatan penanaman pohon di Area Embung B, Rusunawa Unila, Senin (27/9).

Baca Juga  Pemkot Ancam Tutup RS Buang Limbah Medis di TPA Bakung

Wali Kota berharap masyarakat dan mahasiswa bisa menjaga RTH di Unila yang juga dipenuhi dengan pepohonan berusia puluhan tahun karena dapat mencegah banjir.

“Unila dengan pohon-pohon tuanya bisa dijaga oleh masyarakat dan mahasiswa karena Kota Bandarlampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung, padat penghuninya. Kalau tidak ada rembesan air, ya kita akan banjir lagi,” ujar dia.

Baca Juga  Malam Ini, Seniman Lampung Galang Donasi Untuk Dzili di Radar Fun Food

Sebanyak 1.500 bibit tanaman diperoleh dari BPDASHL Way Seputih Way Sekampung. Kegiatan penanaman bibit kayu-kayuan dan Multi Purpose Tree Special (MPTS) ini digagas oleh SDGs Center Unila yang bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Prodi Kehutanan FP Unila (HIMASYLVA).

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara, memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi civitas akademika Unila, serta mampu meningkatkan rangking UI Green Matric Universitas Lampung.

Rektor Unila, Prof Karomani, mengatakan perluasan RTH akan dilakukan terus menerus. Penghijauan tidak hanya dengan menanam pohon, namun juga penanaman bunga di sepanjang area trotoar.

Baca Juga  Ombudsman Lampung Buka Posko Pengaduan PPDB

“Unila tidak terpisahkan dari Kota Bandarlampung, jika Unila kotor maka Bandarlampung juga akan berdampak,” tegas dia.

Jenis bibit yang ditanam sangat beragam terdiri atas Akasia mangium, Ketapang Kencana, Ketapang Laut, Mahoni, Gaharu, Trembesi, Petai, Sirsak, Salam, Jengkol, Jambu, dan Pala.  (Josua)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *