Ekonomi Lampung Triwulan 1 2025 Resilient Tumbuh 5,47 Persen Tertinggi di Sumatera

Ilwadi Perkasa

Selasa, 6 Mei 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Lampung Elvira Elvira Umihanni saat mengikuti acara Sinkronisasi RPJMD Provinsi Lampung dengan RPJMN untuk Mengakselerasi Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto, Selasa (11/3/2025).

Kepala Bappeda Lampung Elvira Elvira Umihanni saat mengikuti acara Sinkronisasi RPJMD Provinsi Lampung dengan RPJMN untuk Mengakselerasi Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto, Selasa (11/3/2025).

Ekonomi Lampung pada Kuartal I 2025 masih tetap resilient tumbuh 5,47 persen (yoy), meski belum sepenuhnya lepas dari tekanan kerawanan fiskal yang diperkirakan berlanjut selama semester I tahun ini. Ketahanan ekonomi pada kuartal awal tahun ini menggambarkan optimisme setelah Pemprov Lampung melakukan adjustment anggaran yang realistis dan applicable.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kabar baik terkait pertumbuhan ekonomi Kuartal I 2025 ini disampaikan oleh Kepala Bappeda Lampung  Elvira Umihanni, SP., M.T. kepada Netizenku.com, Senin 5 Mei 2025 sore.

Elvira tidak memberikan banyak catatan terkait capaian pertumbuhan ini. Namun mudah diduga, ia ingin lampiran PDF terkait sukses pertumbuhan ekonomi tersebut dikabarkan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur

“Alhamdulillah, PE Lampung Triwulan I 2025 tertinggi Se Sumatera. Mohon support-nya,” tulisnya.

Media ini mencatat, Bappeda Lampung aktif menyusun skema perencanaan kerja untuk mendorong ekonomi Lampung tetap tumbuh terjaga setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Rahmat Mirjani Djausal dan Jihan Nurlela di Istana Negara Jakarta pada 20 Februari 2025.

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan I-2025

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung melaporkan perekonomian Provinsi Lampung Triwulan I 2025 diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp121.701,75 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp69.560,58 miliar.

Ekonomi Provinsi Lampung pada Triwulan I-2025 terhadap triwulan I-2024 (yoy) mengalami pertumbuhan sebesar 5,47 persen. Pertumbuhan tertinggi di sisi produksi disumbangkan dari lapangan usaha jasa lainnya sebesar 9,66 persen. Dari sisi pengeluaran, tertinggi disumbangkan dari Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 12,96 persen.

Baca Juga  Golkar Lampung Tengah Panaskan Mesin Politik, Pasang Target 15 Kursi DPRD

Resiliensi ekonomi tahuhan Lampung pada kuartal I 2025 ini belum disertai ketahanan berdasarkan pembandingan terhadap Triwulan IV-2024 (qtq).

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi qtq Lampung mengalami kontraksi sebesar 1,11 persen. Dari sisi produksi, lapangan usaaha yang mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 10,65 persen.

Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar 39,78 persen.

Tertinggi Se-Sumatera

Pertumbuhan ekonomi Sumatera pada triwulan I-2025 dibandingkan triwulan I-2024 (yoy) mencapai 4,85 persen.

Baca Juga  30 Tahun Kudatuli, Lesty Ingatkan Kader Muda PDI Perjuangan Tak Lupakan Sejarah

Badan Pusat Statistik melaporkan secara spasial, struktur perekonomian Pulau Sumatera pada Triwulan I-2025 didominasi oleh Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Riau, yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 23,57 persen dan 23,33 persen.

Kontribusi terkecil berasal dari Provinsi Bengkulu, yaitu sebesar 2,11 persen.

Sementara itu Provinsi Lampung memberikan kontribusi sebesar 9,68 persen.

Berdasarkan wilayah regional Sumatera, seluruh provinsi mengalami pertumbuhan positif, di mana Provinsi Lampung mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 5,47 persen. Diikuti oleh Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Kepulauan Riau yang masingmasing tumbuh sebesar 5,22 persen dan 5,16 persen. (*)

 

Berita Terkait

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD dan Minta Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan
Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana
Reses Ungkap Keluhan Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD
Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung
Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Rabu, 9 September 2026 - 21:30 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD dan Minta Pemprov Lampung Optimalkan Pajak Air Permukaan

Rabu, 9 September 2026 - 15:08 WIB

Andika Wibawa Minta Dinkes Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 14:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pemprov Lampung Siapkan Anggaran Khusus Penanganan Bencana

Selasa, 8 September 2026 - 19:27 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 September 2026 - 18:06 WIB

Dugaan Pengeroyokan dan Pembakaran Motor di Lampung Tengah Dilaporkan ke Polda Lampung

Selasa, 8 September 2026 - 17:36 WIB

Pendapatan Turun, Belanja Daerah Lampung Naik dalam Perubahan APBD 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:16 WIB

Ismet Roni Desak Pertamina Pastikan Pasokan Solar di Lampung, Antrean SPBU Masih Mengular

Berita Terbaru