Edward Syah Pernong dan DPRD Apresiasi Langkah Taktis Polda Lampung

Redaksi

Rabu, 2 Maret 2022 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal (Purn) Edward Syah Pernong. Foto: Ist

Mantan Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal (Purn) Edward Syah Pernong. Foto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): Mantan Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal (Purn) Edward Syah Pernong, dan anggota DPRD Lampung Raden Muhammad Ismail mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Polda Lampung dalam beberapa bulan terakhir.

Sejumlah penindakan yang dilakukan Polda Lampung dan jajarannya selama masa pandemi dinilai sebagai langkah taktis yang cerdas.

Menurut Edward Syah Pernong, Polda Lampung tak berhenti membaca pola kriminal dan terus mengupayakan penindakan, bahkan hingga lintas provinsi.

“Ini langkah manuver taktis yang cerdas,” kata Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong tersebut, Rabu (2/3).

Langkah cerdas ini menurut Edward adalah Polda Lampung tidak terpaku hanya menangani pandemi Covid-19 saja.

Baca Juga  Sepekan Gelar Operasi Antik, Polda Ringkus 137 Tersangka Narkoba

Edward mengungkapkan, kondisi pandemi Covid-19 dimanfaatkan pelaku tindak kriminal sebagai celah keamanan.

“Orang kadang sibuk dalam penanggulangan pandemi. Tapi, Polda Lampung sudah membaca pola mereka (pelaku kriminal),” kata Edward.

Beberapa langkah taktis tersebut, menurut Edward adalah dengan mengungkap keberadaan ladang ganja seluas 6,28 hektare di Kabupaten Aceh Utara.

Padahal, pengungkapan kasus ini berawal dari “tangkapan kecil” yakni penyelundupan ganja seberat 5 kilogram pada November 2021 lalu.

“Tapi Polda Lampung terus mengejar hingga ke asalnya, atau di Pelayaran disebut Pengejaran Seketika adalah pengejaran terduga pelaku kriminal yang dilakukan secara langsung dan dapat Hot Pursuit, yaitu memberikan wewenang khusus kepada pengejar yang biasanya tidak dapat dijalankan dalam keadaan yang tidak mendesak, pengejaran seketika,” kata Edward.

Baca Juga  Kemiskinan di Lampung PR Besar Gubernur Terpilih

Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Raden Muhammad Ismail, juga mengapresiasi tindakan kepolisian di jajaran Polda Lampung dalam memberangus mata rantai peredaran Narkoba.

Dirinya meyakini bahwa adanya tindak kejahatan jalanan saat ini sangat berkolerasi dengan Narkoba.

“Seperti pembegalan, pencurian sepeda motor hingga perampokan yang sempat terjadi menimpa karyawan tempat pengambilan uang BRI Link di Lampung Timur beberapa waktu lalu,” kata Ismail.

Baca Juga  Gubernur Harapkan Para Pemuda Berperan Dalam Pembangunan di Provinsi Lampung

Polisi mengidentifikasi dan melakukan penangkapan saat pelaku sedang pesta narkoba.

“Kami para anggota dewan Provinsi Lampung mensupport tindakan serta terbentuknya Satgas Siger ini, dan berterimakasih kepada Kapolda Lampung yang benar-benar konsisten dalam melakukan tugas serta fungsinya secara menyeluruh di tengah pandemi saat ini,” kata Ismail.

Ismail menambahkan, tindakan kepolisian yang diambil ini sudah sangat tepat untuk menjaga keberlangsungan kehidupan generasi muda mendatang, yang tangguh, kuat dan memiliki masa depan yang cerah. (Josua)

Berita Terkait

Gubernur Mirza “Titip” 3 Poin pada Pemred Club
Bank Lampung Butuh Satu Orang Ini
Catat! Ini Produsen dan Penyalur Minyakita Terdaftar di Lampung
Banyak yang Nakal Kemendag Kumpulkan Pengemas Minyakita, Bagaimana di Lampung?
Anggota DPR: Jangan Lindungi Penembak 3 Polisi Way Kanan
Muluskan Jalan, Pesawaran Menang Banyak
Operasi Kejar Target Jalan Tanpa Lubang Berlanjut ke Pesisir Teluk Lampung
Gerebek Sabung Ayam, 3 Polisi Gugur Diterjang Peluru

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:53 WIB

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:27 WIB

Jurnalis dan Macan dalam Kandang

Berita Terbaru

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB

Ilustrasi buku jurnalisme sastrawi. (foto: dok pribadi)

Celoteh

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Minggu, 30 Mar 2025 - 17:53 WIB