Dua Sekolah di Pesibar Belum Dapat Perhatian

Redaksi

Kamis, 22 Maret 2018 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku): Pemekaran suatu wilayah seyogyanya bertujuan untuk mempercepat pembangunan. Namun, sepertinya hal ini tak terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, yang merupakan pemekaran dari kabupaten induk Lampung Barat (Lambar).

Pasalnya, berdasarkan pantauan Netizenku.com, pembangunan Kantor Bupati dan DPRD Pesisir yang terbilang mewah, harus mengorbankan pembangunan fasilitas umum yang prioritas seperti sarana pendidikan maupun kesehatan.

Hal itu terjadi pada SMPN I Pesisir Tengah yang merupakan bangunan dua lantai, dan juga SDN III Pasar Krui yang selama ini menjadi sekolah favorit. Ada juga Puskemas Krui, Koramil dan Kantor Kejaksaan Negeri Cabang Krui yang terbilang memprihatinkan.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya lagi, sampai saat ini SDN III dan SMPN I yang \’dijanjikan\’ akan diganti dengan bangunan baru, belum juga terealisasi. Bahkan, siswa SDN III tersebut harus melakukan ujian tengah semester di halaman SMPN II yang selama ini digunakan tempat mereka menumpang belajar.

Baca Juga  Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Lambar Piddinuri, ketika dikonfirmasi, mengaku belum menerima permintaan secara resmi dari bupati tentang rencana dari Pemkab Pesisir Barat terkait pemindahan dan peruntukan bangunan milik pemerintah.

\”Kami (DPRD) tidak pernah memberikan izin peruntukan bangunan tersebut,\” kata dia, Kamis (22/3).

Kader PDI Perjuangan Pesisir Barat ini mengatakan, walaupun gedung SDN III Pasar Krui, SMPN I Pesisir Tengah dan Puskesmas Krui sudah rata dengan tanah, tidak ada persetujuan dewan terhadap penghapusan asset negara.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

\”DPRD belum pernah mengeluarkan persetujuan penghapusan asset negara berupa gedung sekolah dan kantor, jadi kami tidak mengerti tentang hal tersebut,\” kata Piddin.

Ditanya kenapa belum ada bangunan pengganti SDN III dan SMPN I yang baru, dia mengakui bahwa Pemkab Pesisir Barat belum mengajukan pembangunan gedung tersebut. \”Gimana mau dibangun, dalam usulan APBD 2017 dan 2018 tidak ada usulan dari Pemkab,\” kata Piddin. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WIB

SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terbaru