DPRD Minta PDAM Way Rilau Minimalisir Kerusakan Pipa

Redaksi

Kamis, 20 September 2018 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau sebut tingkat kerusakan atau kebocoran pipa saluran air menurun hingga 50 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirut PDAM Way Rilau, Gustimigo saat menghadiri rapat dengar pendapat (hearing) yang digelar oleh Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, Kamis (20/9).

\”Alhamdulillah sekarang tingkat kebocoran pipa PDAM Way Rilau menurun ketimbang tahun 2017, kurang lebih sekitar 50 persen,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diumpamakan Gustimigo, kerusakan saluran pipa air yang terjadi ditahun 2017 40 persen,  kemudian ditahun 2018 angka itu  menurun 20 persen. \”Sudah kami tangani pipa yang rusak, dan sudah kami ganti pipa yang baru,\” tukasnya.

Dia juga menjelaskan,  selama ini pemicu kerusakan pipa saluran air disebabkan dari sejumlah faktor. Yakni pipa tergerus usia, kemudian terganggu adanya pekerjaan proyek galian tanah. \”Iya faktornya karena ada pekerjaan galian tanah yang dilakukan OPD lainnya,  dan alhasil pipa tergerus,\” kata dia.

Meski begitu, PDAM Way Rilau tetap memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat, walaupun kerusakan pipa terjadi. PDAM memberikan sejumlah pasokan air melalui mobil tangki jika terdapat masyarakat yang menghubungi pihaknya.

Selain itu, dirinya mengaku bahwa pihaknya tengah berupaya untuk meratakan penyaluran air bersih hingga kepenjuru Kota Bandarlampung, dengan cara menggarap mega proyek Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) senilai Rp1,1 Triliun. Ditargetkan,  fisik pekerjaan proyek tersebut akan terlihat ditahun 2019.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, Suratmin, meminta PDAM Way Rilau untuk meminimalisir kerusakan saluran air lantaran sangat merugikan masyarakat. Ia juga meminta PDAM Way Rilau untuk membuat program pemerataan distribusi air.

\”Kami mewakili warga, hanya meminta perusahaan untuk mencegah kerusakan saluran air, karena kalau rusak warga yang jadi susah. Kemudian harus dipikirkan program yang membuat pendistribusian air merata di Kota Tapis Berseri, sebab belum semua kecamatan tersentuh oleh PDAM,\” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB