DPRD Lampung Dorong Pengelolaan Limbah Program MBG

Suryani

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Elly Wahyuni, mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, program tersebut membawa banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menggerakkan perekonomian di berbagai sektor.

Bandarlampung (Netizenku.com): “Kita apresiasi program Pak Prabowo ini. Banyak manfaatnya, di antaranya menghidupkan perekonomian. Baik peternak, nelayan, petani, dan sebagainya bisa ikut hidup. Selain itu, program ini juga menyerap tenaga kerja,” ujar Elly, Senin (27/10/2025).

Baca Juga  Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Namun, Elly juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap limbah hasil kegiatan MBG. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota memastikan pengelolaan limbah berjalan baik dan tidak menimbulkan masalah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait limbah, DPRD meminta pemerintah kabupaten/kota melakukan pengawasan terhadap pengelolaan limbah MBG ini,” tegasnya.

Elly menambahkan, di Bandar Lampung sudah ada salah satu pengusaha yang berhasil mengolah limbah MBG menjadi pupuk. Menurutnya, langkah tersebut perlu terus didorong dan dikembangkan di berbagai daerah.

Baca Juga  Wali Kota Tinjau Pemeliharaan Jalan Wala Kuba

“Limbah MBG ini terdiri dari sisa sayuran dan bahan organik yang bisa diolah kembali menjadi pupuk. Ini bisa dimanfaatkan oleh petani maupun peternak. Pemerintah perlu konsisten dalam pengelolaan limbah dengan memberikan pelatihan atau membuka ruang bagi yayasan pengelola MBG untuk melakukan daur ulang,” jelasnya.

Ia menegaskan, sebagian besar limbah MBG bukanlah limbah berbahaya atau mengandung bahan kimia, sehingga sangat potensial untuk dimanfaatkan kembali.

Baca Juga  80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

“Limbah MBG mayoritas berasal dari sisa sayuran dan bahan organik. Jadi bisa diolah menjadi pupuk, bukan limbah berbahaya. Tinggal bagaimana kita memberikan pelatihan dan membuka wawasan agar masyarakat bisa memanfaatkannya,” pungkas Elly. (Tauriq)

Berita Terkait

APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:54 WIB

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:20 WIB

PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05 WIB

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 167 | Rabu, 9 September 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 02:29 WIB

Lampung

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Penugasan Anggota di AKD

Selasa, 8 Sep 2026 - 19:27 WIB