DPRD Harap TAPD Tidak Melakukan Efisiensi Program Masyarakat Petani

Redaksi

Rabu, 22 April 2020 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Wakil Ketua DPRD Lampung Timur, Akmal Fatoni, berharap kepada pemerintah kabupaten melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar tidak melakukan efisiensi anggaran terhadap program atau kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat petani.

Saat ini pemerintah sedang menyisir anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah guna keperluan penanganan Covid-19. Menurut informasi yang disampaikan TAPD Kabupaten Lamtim, saat dengar pendapat, saat ini ada sekitar 56 miliar dana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19.

\”Maka kita berharap agar efisiensi atau penyisiran anggaran yang dilakukan bukan anggaran dari kegiatan yang memang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Dalam hal penataan atau efisiensi anggaran yang akan dilakukan oleh TAPD kabupaten Lamtim harus dapat memilah mana kegiatan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat,\” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjutkannya, misalnya seperti kegiatan bantuan atau kegiatan lainnya yang ada di Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan. Rata-rata kegiatan yang ada pada OPD tersebut merupakan program kegiatan yang memang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

\”Kalau anggaran kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut dilakukan efisiensi atau menghapus atau mengalihkan anggarannya maka akan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat langsung,\” imbuhnya.

Dikatakannya, kalau bantuan untuk para petani dialihkan, maka tidak menutup kemungkinan hasil pertanian atau peternakan yang ada di Lamtim akan menurun. Harus juga dipahami bahwa benteng terakhir dalam ketahanan pangan di pasca Covid-19 adalah para petani yang ada.

Masih dikatakannya, selain itu pihaknya juga berharap agar anggaran insentif para petugas kesehatan atau para tenaga medis, Kamtibmas (Polri dan TNI serta relawan khusus) agar dapat ditambah, karena merekalah yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

\”Namun, yang tidak kalah penting kita ingatkan kepada para pemegang kekuasaan atau pemerintah yang ada, agar dalam penyaluran bantuan yang akan dilakukan agar tidak tumpang tindih. Karena kita ketahui bersama bantuan yang akan diberikan ada anggaran dari Pemda Lamtim dan Dana Desa dengan tujuan yang sama. Jangan sampai niat yang baik yang akan dilakukan oleh pemerintah malah membuat kisruh di tengah-tengah masyarakat,\” ungkapnya. (Nainggolan/len)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WIB

SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terbaru