DPRD Cium Aroma Tidak Sedap Proses Seleksi Direktur PDAM Limau Kunci

Redaksi

Senin, 27 Desember 2021 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Mencium aroma tidak sedap dalam proses seleksi Direktur PDAM Limau Kunci Lampung Barat, memantik jiwa kritis anggota DPRD setempat, dengan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap tim seleksi (Timsel).

RDP yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Lampung Barat, Erawansyah SH, didampingi Wakil Ketua I, Sutikno, dan dihadiri ketua dan sekretaris Fraksi Partai Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, PKS Bersatu, Fraksi Restorasi Pembangunan Bangsa dan ketua Fraksi PDI Perjuangan, menghasilkan empat rekomendasi.

Erawansyah menjelaskan, seluruh fraksi yang ikut RDP dengan Timsel, sepakat menyampaikan empat poin kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam hal ini bupati Lampung Barat, yakni tidak adanya Hasil Uji Kompetensi (HUK) dan kelayakan, surat pengalaman kerja yang diragukan.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, proses penerimaan direksi tidak sesuai dengan yang diamanatkan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 pasal 43, 44 dan 45 dan Perda Nomor 05 Tahun 2021 tentang Perumda Limau Kunci, serta Timsel dalam perekrutan Direksi dan Dewan Pengawas Perumda PDAM Limau Kunci tidak mengacu Pasal 7 Permen PU dan PR RI Nomor : 15/PRT/M/2018 tentang pemberlakuan standar kompetensi kerja nasional bidang pengelolaan sistem penyediaan air minum.

“Berdasarkan rekomendasi RDP tersebut, kami sudah menerbitkan surat Nomor : 170/157/DPRD-LB/ 2021 tentang rekomendasi penundaan pelantikan Direksi Perumda Limau Kunci yang ditujukan kepada bupati sebagai KPM PDAM Limau Kunci,” kata Erawansyah, Senin (27/12).

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Dikatakan Erawansyah, RDP yang digelar DPRD tersebut dalam rangka menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat, terutama yang disampaikan oleh karyawan PDAM Limau Kunci, yang mengharapkan direksi terpilih betul-betul yang mampu dan memenuhi persyaratan.

“Mengelola PDAM itu harus oleh orang yang mengerti dan paham, jadi kami mendukung apa yang diharapkan oleh masyarakat agar direksi dan dewan pengawas betul-betul orang yang profesional, dan mengerti, maka untuk memenuhi standar tersebut harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku,” kata dia.

Sementara ketua Fraksi Partai Golkar, Ismun Zani, S.IP, mengatakan saat ini manajemen PDAM Limau Kunci sudah berjalan dengan baik, maka untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air kepada konsumen tersebut harus dilanjutkan oleh orang yang paham.

Baca Juga  10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat

“Ingat, air merupakan kebutuhan dasar manusia, saat ini warga di Lampung Barat sebagian menggantungkan ketersediaan air bersih bersumber dari PDAM Limau Kunci, maka harus dikelola dengan profesional, dan tentu itu akan dihasilkan apabila proses perekrutan sesuai dengan aturan bukan karena KKN,” kata dia, seraya menambahkan Timsel sudah menetapkan satu calon direksi terpilih dan akan dilantik pada 28 Desember mendatang.

Langkah apa yang akan dilakukan DPRD Lampung Barat, apabila bupati tidak mengindahkan empat rekomendasi tersebut, berdasarkan penelusuran Netizenku.com, lembaga wakil rakyat tersebut akan meminta dibentuknya tim investigasi yang telah disetujui dan ditandatangani fraksi Partai Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi PKS Bersatu dan Fraksi Restorasi Pembangunan Bangsa. (Iwan/len)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Rabu, 23 September 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

Rabu, 23 September 2026 - 12:30 WIB

Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal

Selasa, 22 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027

Minggu, 20 September 2026 - 15:34 WIB

TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Jumat, 11 September 2026 - 20:41 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terbaru

Lampung

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:16 WIB