Ditjenhubdar Kemenhub-IPKBI Verifikasi di BUPKB Dishub Lamteng

Redaksi

Kamis, 30 Agustus 2018 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Sansurya/Nk)

(Foto: Sansurya/Nk)

Lampung Tengah (Netizenku.com): Lampung Tengah (Lamteng) menjadi salah satu kabupaten/kota di Lampung yang mengajukan penilaian akreditasi pengujian kendaraan bermotor ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjenhubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Hal ini diketahui ketika tim Ditjenhubdar Kemenhub RI bersama Ikatan Pengujian Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI) Lampung melakukan verifikasi di Balai Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (BUPKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Lamteng.

Sekretaris DPD IPKBI Lampung, Gandi Pramono, mengatakan BUPKB harus terakreditasi untuk pemenuhan layak jalan kendaraan, sesuai harapan Ditjen Hubungan Darat Kemenhub.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”BUPKB harus terakreditasi, karena itu kita melaksanakan verifikasi bersama Ditjen Hubungan Darat Kemenhub, Dishub Lampung dan UPTD. Ini sesuau Permenhub No.133/2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor dan Peraturan Ditjen Perhubungan Darat¬† tentang Akreditasi Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB),\” ujarnya.

Baca Juga  Loekman Cek Persediaan Obat dan Disinfektan Pemkab

Dijelaskan Pramono, syarat utama verifikasi alat penguji sudah terkalibrasi.

\”Sembilan alat yang digunakan sudah terkalibrasi merupakan syarat utama. Kemudian SDM atau pengujinya dan alur pengujian seperti apa. Semua kita lihat. Hal ini akan dilaporkan ke Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub untuk dikeluarkan nilai akreditasinya, bisa A, B, dan C. Kalau nilainya C, ada catatan untuk pembenahan ke depan. Mudah-mudahan Lamteng masuk A atau B. Jadi tak banyak pembenahan,\” harap dia.

Verifikasi ini merupakan kali pertama dilakukan di Lampung.

\”Lamteng yang pertama di Lampung. Kabupaten/kota lain punya alat, tapi tidak terkaliberasi. Sebenarnya yang daftar dua kabupaten yakni Lampung Utara dan Lamteng. Tapi, Lampura tak jadi diverifikasi karena lima alat yang ada belum terkalibrasi. Kalibrasi ini penting untuk menjamin keakuratan alat yang digunakan. Seperti timbangan, harus ditera dahulu,\” katanya.

Baca Juga  Pastikan Kendaraan Laik, Dishub Lakukan Ramp Check

Pramono bersyukur Lamteng memiliki 9 alat yang lengkap dan terkalibrasi.

\”Alhamdulillah Lamteng alatnya lengkap. SDM-nya juga maksimal. Mudah-mudahan akreditasinya baik sehingga legal. Kendaraan dari mana pun bisa uji KIR di Lamteng. Bagi BUKB yang tak terakreditasi tidak boleh melayani uji KIR alias harus tutup,\” ungkapnya.

Sementara, Kasi Sertifikasi Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI Jabonur menyatakan, pihaknya sebagai tim verifikasi menindaklanjuti usulan Pemkab Lamteng.

\”Ini verifikasi untuk penilaian akreditasi. Usulan dari pemda ini diverifikasi. Kita cek lapangan. Hasil verifikasi ini dilaporkan ke tim penilai akreditasi Kemenhub. Kita hanya verifikator. Tim penilai yang akan memutuskan nilai akreditasinya,\” kata dia.

Terkait pengujian di BUPKB Dishub Lamteng, Jabonur menyatakan jumlah alatnya lengkap dan sudah terkaliberasi.

Baca Juga  Pengerjaan Jalur Lingkar Barat Lampung Tengah Dilanjutkan, Wabup Loekman Sidak

\”Lengkap alatnya. Sembilan alat ini yang digunakan untuk pengujian kendaraan. Untuk Lampung, baru Lamteng ini yang diverifikasi. Jika hasil verifikasi kurang memuaskan, kita berikan waktu pengembangan dan perbaikan. Tapi, harus ada surat pernyataan dari kepala daerah. Kesanggupanya hingga kapan,\” ungkapnya.

Sementara Plt. Kadishub Lamteng Syukur Kersana menyatakan kesiapan akreditasi sudah jauh hari disiapkan.

\”Kita sudah siapkan jauh hari. Kelengkapan peralatan dan SDM-nya. Semua alat terkalibrasi. SDM atau pengujinya ada empat orang yang sudah bersertifikat. Jadi, kita optimistis mendapatkan hasil yang baik,\” kata dia.

Terkait kendala teknis, Syukur menyatakan tidak ada.

\”Tidak ada kendala. Kalau ada kekurangan, kita akan perbaiki supaya lebih baik. Nanti ada alat tambahan untuk penyempurnaan supaya pelayanannya lebih baik lagi,\” ungkapnya. (sansurya)

Berita Terkait

Lamteng Sukses Panen Bawang Merah dengan Teknologi Digital Farming
Deni Afrian Nakhodai BPSK Kabupaten Lampung Tengah Periode 2022-2027
Satres Narkoba Polres Lamteng Gagalkan Pengiriman Sabu Asal Sumut
Musa Ahmad Hadiri HUT Bank Lampung ke-57
Mbak Nunik Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku
Ikhwan Fadil Serap Aspirasi Warga Sendang Agung
Jauharoh Ingatkan Masyarakat tak Abai Prokes
Bina Ideologi Pancasila, Sahlan Bahas Sejarah Indonesia dan Toleransi

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB