oleh

Disdukcapil Revitalisasi 14 Program

Pesawaran (Netizenku.com): Tahun ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran akan melakukan 14 revitalisasi program. Langkah ini dilakukan dalam rangka memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

\”Tahun ini kita akan melakukan repitaliasasi program 14 langkah dalam rangka memaksimalkam pelayanan masyakat. Salah satunya Ialah pelayanan three in one dan itu sudah berjalan termasuk utuk pembuatan dokumen KTP  tanpa pengantar, Pembuatan KTP al diluar domisili, Jadi kalau ada masyarakat kita yang kebetulan ada disini kita bantu perekamannya tidak usah lagi dia pulang ke asal dia berada,” kata Kepala Disdukcapil Pesawaran Ketut Partayasa, di ruang kerjanya, Selasa (29/1).

Diutarakan Ketut, bagi warga yang sudah menikah tapi belum memiliki akte nikah, bisa membuat surat pernyataan dari yang bersangkutan bahwa mereka sudah menikah serta memaksimalkan membangun ekosistem data. \”Bagaimana caranya data kita diperlukan tidak hanya internal OPD saja, akan tetapi di seluruh Kabupaten bisa memanfaatkan data kependudukan untuk lembaga semua, tidak hanya internal akan tetapi piham BPJS dan KPU pun bisa menggunakan. Bagaimana caranya jika ada yang butuh data dari kita tidak lama untuk memberikan aksesnya,\” jelas Ketut.

Baca Juga  Bimtek Sepuluh Kades dan Camat Kedondong ke Thailand Dipertanyakan

Selain itu, untuk masyarakat yang melakukan pindah penduduk tidak perlu lagi surat pengantar \”Misalnya kalau mau pindah ke pulau jawa cukup bawa foto copy KK saja kita langsung buatkan surat pindahnya. Serta lanjut Ketut untuk penyajian data penduduk hingga tingkat desa berbasis, bagaimana caranya data yang ada di Didukcapil yang ada diaerah, hingga tingkat desa klir dengan pihak capil dengan cara harus sering melakukan palidasi data berkoordinasi dengan pihak aparat desa itu kata kuncinya dan Face recognition dengan foto KTP el untuk penegakan hukum ini bertujuan menghindari pemalsual nama saat dibutuhkan untuk saksi hukum,” imbuhnya.

Baca Juga  Dendi: PSHT Pesawaran Diharapkan Lahirkan Atlet-atlet Beladiri

Memberi Kemudahan untuk pemilih pemula. “Apalagi sekarang dalam rangka pileg pilpres kita pasti buatkan meskipun keberadaan rumahnya jauh, contok orang yang sedang sakit saja kita datangi karena moto kita untuk melayani,  membahagiakan masyarakat semisal orang sakit dibawa ke capil itu kan tidak manusiawi makanya pola pikir kita dirubah negara hadir ditengah tengah masyarakat contoh orang sakit meskipun satu orang kita langsung foto dan cetak ditempat yang penting ada sinyal pasti langsung jadi,” jelasnya.

Hal ini dilakukan pihak Disdukcapil dalam rangka bentuk terobosan dan arahan dari bupati seperti sebagai mana misi Dermawan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terpercaya dan melayani \”Titik beratnya itu adalah melayani dan bersih dari pungli,” tegasnya.

Baca Juga  Jelang Pilkades Serentak, Kapolres Pesawaran akan Tindak Tegas Kejahatan

Bahkan untuk meminimalisir terjadinya pungli pihak Disdukcapil telah membentuk tim saber pungli internal. \”Dan ini adalah satu satunya baru kita yang membentuknya dengan melibatkan pegawai yang ada termasuk pegawai honorer yang tugasnya melakukan pengaawasan. Namun, jangan sampai terjadi mereka yang mengawasi juga ikut terlibat kita akan berikan sanksi tegas. Kalau dia honor kita akan berhentikan dan kita proses dan apa bila itu pelakunya PNS kita ususlkan ke bupati untuk dinonjobkan dan kalau ada masyarakat yang dipersulit oleh pegawai kita dengan meminta imbalan tertentu dan bisa dibuktikan dengan dibuatkan berita acara oleh yang bersangkutan akan kita berikan hadiah berupa uang sebesar 1 juta dan itu kita berlakukan untuk semia siapa pun dia orangnya,\” janjinya.(Soheh)

Komentar