Disdikbud Bandarlampung Tambah Sekolah PTM Terbatas, Total Kini Ada 138

Redaksi

Senin, 27 September 2021 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SDN 1 Perumnas Way Halim, Irawansyah, bersama Pengawas Sekolah Dasar Disdikbud Kota Bandarlampung Kecamatan Kedaton, Hj. Putri Mauli mengarahkan siswa untuk menjaga jarak usai belajar tatap muka, Senin (13/9). Foto: Netizenku.com

Kepala SDN 1 Perumnas Way Halim, Irawansyah, bersama Pengawas Sekolah Dasar Disdikbud Kota Bandarlampung Kecamatan Kedaton, Hj. Putri Mauli mengarahkan siswa untuk menjaga jarak usai belajar tatap muka, Senin (13/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kegiatan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan protokol kesehatan ketat di Kota Bandarlampung secara bertahap mulai dibuka kembali.

Sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menggelar simulasi PTM terbatas dengan protokol kesehatan ketat di 51 SD/SMP, baik negeri maupun swasta, sejak Senin (13/9). Simulasi PTM terbatas diikuti siswa Kelas 6 SD dan Kelas IX SMP.

Dalam Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 800/1269/IV.40/2021 tertanggal 10 September 2021, Plt Kepala Disdikbud Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya, disebutkan 23 SD negeri/swasta dan 28 SMP negeri/swasta melakukan PTM terbatas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah berjalan selama dua pekan, Senin (27/9), Disdikbud kembali menambah jumlah sekolah yang menggelar PTM terbatas.

Berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: 800/1299/IV.40/2021 tertanggal 24 September 2021 yang ditandatangani Plt. Kepala Disdikbud Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya, sebanyak 45 SD negeri/swasta dan 42 SMP negeri/swasta memulai tahap uji coba pertama PTM terbatas.

Beberapa waktu lalu, Sukarma Wijaya, menegaskan PTM terbatas dengan protokol kesehatan ketat masih berupa simulasi untuk menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru pada siswa.

“Kita belum masuk pada kurikulum yang sesungguhnya tapi sosialisasi kepada anak-anak untuk membiasakan diri, di era new normal ini pembelajaran dibatasi oleh protokol kesehatan,” kata dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Feb 2026 - 18:51 WIB