Disdik Bentuk Tim Gugus Tugas Lindungi Siswa dari Kekerasan

Redaksi

Sabtu, 19 Maret 2022 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung, Eka Afriana Novel, saat mengikuti Workshop Pendidikan

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung, Eka Afriana Novel, saat mengikuti Workshop Pendidikan "MBS Sebagai Wujud Gotong Royong Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar" di Novotel Bandarlampung, Senin (1/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung membentuk Tim Gugus Tugas untuk melindungi siswa dari kekerasan di sekolah.

Disdikbud Kota Bandarlampung menunjuk guru-guru di sekolah menjadi Tim Gugus Tugas Anti Kekerasan Anak di sekolah. 

Terutama guru BK (Bimbingan dan Konseling) yang bersentuhan langsung dengan sikap dan perilaku anak di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah langsung ditindaklanjuti oleh seluruh sekolah dan sudah ada. Sekolah memberikan SK pada guru-guru,” kata Kepala Disdikbud Kota Bandarlampung, Eka Afriana, kemarin.

Pembentukan tim gugus tugas, lanjut dia, menindaklanjuti permintaan Lembaga Advokasi Anak (LAdA) DAMAR Lampung.

Eka Afriana menjelaskan Tim Gugus Tugas Anti Kekerasan Anak di sekolah akan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Disdikbud setempat.

“Diharapkan bisa membantu Disdikbud, orangtua/wali murid untuk memberikan tindakan di lapangan. Jangan sampai ke depan masih ada kekerasan yang terjadi seperti ini,” tutup dia.

Sebelumnya, Kota Bandarlampung dihebohkan dengan perbuatan asusila seorang guru honor di salah satu SMP Negeri terhadap seorang siswinya.

Kepala Dinas PPPA Kota Bandarlampung, Sri Asiyah, menuturkan pemerintah kota langsung memberikan pendampingan setelah mendapatkan laporan.

“Kita langsung turun mendampingi korban dan membawa ke psikolog,” kata dia beberapa waktu lalu.

Sri Asiyah menjelaskan pihaknya akan terus mengikuti proses hukum yang telah berjalan. Hal ini sesuai harapan orangtua korban yang meminta pelaku diproses menurut hukum yang berlaku. (Josua)

Baca Juga: Siswi SMP Korban Asusila di Bandarlampung Didampingi Psikolog

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB