Dinas PUPR-Rekanan Lakukan MC-0 RTH Simpang Tiga

Redaksi

Kamis, 16 Juli 2020 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan rekanan pemenang lelang melakukan Mutual Check Nol (MC-O) lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Simpang Tiga, Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (16/7).

RTH tersebut berada di tengah bundaran persimpangan simpang tiga panaragan berbentuk segitiga, konsep tradisional yang lebih banyak menggunakan batu besar, diantaranya batu besar dengan tinggi sekitar 4 meter digunakan sebagai tiang tiga buah kinetic sculpture (seni kinetik) berbentuk unggas, yakni sebuah benda yang terus bergerak tanpa bantuan mesin dan energi listrik.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”

Tahap awal, tim teknis Dinas PUPR Tubaba dan pihak rekanan telah melakukan kegiatan Mutual Check Nol (MC-0) yang merupakan kegiatan survey kondisi awal pekerjaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Pemenang tender sudah ditetapkan dan sudah kontrak kerja tanggal 4 Juni 2020. Nah, hari ini kegiatan MC-0 bersama dengan pihak rekanan, dan kegiatan pembangunan akan dimulai dalam bulan ini,\” ungkap Rihmi, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tubaba, Kamis (16/7)

Baca Juga  Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Dia menyebutkan, pembangunan RTH tersebut menggunakan dana APBD Tubaba 2020, senilai Rp2,14 miliar dengan kontrak kerja selama 165 hari kalender.

\”Kita berharap, CV Mudia Karya selaku pihak rekanan dapat mengerjakannya dengan baik, tepat waktu, serta mengedepankan kualitas. Kami dalam hal ini tentunya juga akan mengawasinya dengan maksimal, dan berharap masyarakat juga ikut mendukung proses pembangunan tersebut,\” harapnya.

Menurut Rihmi, RTH yang akan dibangun tersebut merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah dalam program penghijauan. Kawasan tersebut akan menjadi sebuah ruang publik yang ramah lingkungan, sekaligus nyaman untuk masyarakat. Pihaknya juga berharap, RTH itu nantinya akan menjadi daya tarik bagi masyarakat, termasuk wisatawan dari luar daerah.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

\”Artinya, selain ditujukan untuk kebutuhan penghijauan, RTH itu juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan interaksi sosial masyarakat, seperti kegiatan rekreasi keluarga atau sekadar bersantai di lokasi tersebut. Kita berharap, RTH tersebut nantinya mampu memberikan kenyamanan dan kesejukan bagi masyarakat,\” kata dia. (Arie/Len)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB