Dinas PRKP Bantah Adanya Dugaan Mark Up Rehab Jembatan

Redaksi

Kamis, 5 Desember 2019 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran, membantah adanya tudingan dugaan mark up anggaran dalam pembangunan proyek rehab jembatan gantung penghubung Dusun Cipadang menuju Dusun Ciarum, Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan yang menelan anggaran sebasar Rp400 juta dari APBD 2019.

Bantahan ini diungkapkan Alam, selaku Kasi Bidang Penyehatan lingkungan Dinas PRKP setempat,menurutnya apa yang diberitakan tentang adanya mark up pelaksanaan pembangunan jembatan gantung tersebut tidak benar adanya.

\”Yang jelas terkait pemberitaan itu tidak benar adanya. Proyek rehab jembatan itu sudah kita bangun sesuai dengan perencanaan dan RAB yang ada,\” bantah Alam, Kamis (5/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Alam, dana sebesar Rp400 juta tersebut dianggarkan bukan hanya untuk pembangunan jembatan saja melainkan ada item lain seperti pembutan beronjong dan pasangan siring.

\”Memang iya jika dana sebesar Rp400 juta itu jika dibangunkan hanya untuk jembatan terlihat besar sekali anggarannya, jadi wajar jika warga berasumsi ada mark up di situ, tetapi anggaran Rp400 juta itu, Rp200 juta untuk rehab jembatan, 140 juta untuk pembutan beronjong dan sisanya untuk pemasangan siring dan upah pekerja, jadi tidak ada mark up di situ,\” ungkap alam.

Sementara itu, terkait pembangunan proyek rehab jembatan gantung tersebut, membuat sejumlah elemen masyarakat dan DPRD gerah dan angkat bicara seperti yang diungkapkan Ferli Daut ketua LSM Kompak Pesawaran, pihaknya meminta kepada pihak berwenang atau yang membidangi pekerjaan tersebut segera turun ke lapangan untuk melihat kebenarannya.

Baca Juga  Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga

\”Saya mohon kepada pihak yang berwenang atau yang membidangi, hal tersebut diatas sebaiknya segera turun lapangan dan lihat kebenarannya, jangan hanya cuma duduk melamun saja,\” tegas Ferli.

Dalam hal itu pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum agar segera memproses adanya dugaan korupsi dibalik proyek pembangunan jembatan yang menelan dana ratusan juta itu.

\”Kami minta kepada aparat penegak hukum seperti pihak kepolisian dan kejaksaan apa bila benar adanya dugaan tersebut sebaiknya segera proses sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini, jangan dikasih ampun untuk koruptor,\”tegasnya.

Baca Juga  Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala

Sedangkan Komisi III DPRD sendiri terkait hal ini, juga akan segera mengambil langkah dengan turun langsung ke lapangan dan memanggil pihak OPD yang bersangkutan.

\”Yang jelas terkait pekerjaan rehab jembatan gantung itu, kita pihak komisi III akan segera turun ke lapangan. Tapi kita akan koordinasi dulu dengan ketua DPRD. Yang jelas ini menjadi masukan kita, mau pekerjaan apa pun itu harus ada papan plang, itu adalah bentuk transparansi terhadap masyarakat,\” ungkap Supriyadi salah satu anggota komisi III di ruangannya. (Soheh)

Berita Terkait

Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Resmi Ditutup

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Senin, 8 Juni 2026 - 22:55 WIB

Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:22 WIB