Kemudian Kalimantan Tengah (33.86), NTB (33.64), Maluku (33.52), Jawa Tengah (33.30), Jawa Timur (33.19), Sulawesi Barat (32.92), Sulawesi Tengah (31.55), Maluku Utara (31.33), Lampung (30.59), NTT (29.83), Kalimantan Barat (28.63), Papua Barat (28.25).
Provinsi dengan tingkat literasi sangat rendah yaitu Papua (19.90).
Hasil kajian di atas mengadopsi konsep Miller dan McKenna (2016) dalam buku World Literacy: How Countries Rank And Why It Matters, mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas literasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yaitu Kecakapan (proficiency) merupakan syarat awal agar seseorang dapat mengakses bahan literasi; Akses (access) sumber daya pendukung dimana masyarakat mendapatkan bahan literasi, seperti perpustakaan, toko buku, dan media massa.
Selanjutnya Alternatif (alternatives) beragam pilihan perangkat teknologi informasi dan hiburan untuk mengakses bahan literasi; Budaya (culture) kebiasaan yang turut membentuk habitus literasi. (Josua)








