oleh

Diduga Terlibat Politik Praktis, ASN akan Diproses

Lampung Tengah (Netizenku.com): Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto,  akan memproses Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang terlibat politik praktis.

Loekman mengatakan, pihaknya menunggu laporan masuk terkait adanya dugaan oknum guru yang bertugas di Kecamatan Bumi Nabung, yang terlibat politik praktis.

\”Kita tunggu laporan, nanti kita perintahkan Inspektorat untuk memprosesnya. Kalau terbukti bersalah, kita beri sanksi,\”kata Loekman Kamis (20/12).

Hal yang sama dikatakan Sekda Adhi Erlansyah. Ia mengatakan akan mengumpulkan bukti terkait permasalahan itu. \”Kita beri sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,\” terang Adhi.

Baca Juga  Sebelum ke Lamtim, Jokowi ke Lamteng Lebih Dulu

Menyikapi hal ini, Adhi menghimbau kepada seluruh ASN yang ada di Bumi Beguwai Jejamo Wawai untuk tidak terlibat dalam politik praktis. \”Saya rasa ASN sudah memahami itu. Jadi apabila ada yang terlibat maka sudah jelas dia harus menerima konsekwensinya. Karena semua sudah di atur dalam undang,-undang,\” tegasnya.

Diberitakab sebelumnya, seorang ASN di Lampung Tengah, diduga terlibat politik praktis. Hal ini setelah beredar foto oknum guru yang yang diketahui bernama Ketut Swardana, bertugas di SMPN II Bumi Nabung, Kecamatan Bumi Nabung, Lamteng, yang foto bersama calon anggota DPR RI, Kabupaten Lamteng dan Provinsi Lampung saat melakukan wisata rohani di salah satu Pure di Kawasan Bogor.

Baca Juga  KPU Lamteng Terima Logistik Pilpres, DPR dan DPD RI

Dalam foto yang beredar itu, nampak calon anggota DPR RI asal Partai PDIP I Komang Koheri, calon anggota DPR Provinsi Lampung I Ketut Dewi Nadi, serta caleg Kabupaten Lamteng Ni Made Winarti bersama puluhan orang yang tergabung dalam rombongan, tengah membentangkan banner yang berisi gambar partai, nomor caleg dan asal daerah pemilihannya. Selain foto oknum ASN ini juga mengunggah video dirinya bersama tiga calon tersebut, melalui akun Facebook antas nama Ketut Swardana. (sansurya)

Baca Juga  Jadi Tukang Palak, Pelajar SMP Dibekuk Polisi

Komentar