Larangan Mudik, Loekman Takut Langgar HAM

Redaksi

Minggu, 29 Maret 2020 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) tidak ingin melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), karena membendung para perantau yang ingin mudik atau pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Hal itu ditegaskan Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, menanggapi isu yang berkembang dimasyarakat bahwa ada wacana para pemudik akan dibendung, untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Deases (Covid-19), Jumat (27/3).

“Masalah masyarakat Lamteng yang merantau di luar daerah, kemudian akan pulang ke kampungnya, sulit kita menolak dan membendungnya. Kita takut di bilang melanggar HAM. Orang mau pulang ke rumahnya sendiri kok nggak boleh,” jelasnya.

Namun, kata Loekman, warga yang dari luar daerah Lampung harus diantisipasi, dengan segera melapor ke aparatur pemerintah kampung. Sebab, semua yang baru masuk ke Lamteng ini dianggap Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Setelah melapor ke aparatur kampung, kemudian diteruskan ke aparatur kecamatan. Nanti petugas kesehatan di kecamatan yang memantau selama 14 hari. Jika tidak ada reaksi apa-apa, artinya sudah bisa bersosialisasi,” ujar bupati.

Baca Juga  Pameran Alutista Tutup Bhakti Sosial TNI AL di Bandar Agung

Orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini, mengimbau masyarakat yang baru pulang dari luar daerah untuk melaporkan diri ke pemerintah kampungnya masing-masing.

“Perlu kesadaran masyarakat untuk kepentingan bersama. Jangan egois menganggap dirinya sehat dan tak terpapar virus Corona atau Covid-19,” tegasnya.

Untuk menangkal agar tidak tertular virus Corona, bupati juga mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Baca Juga  PSMTI Lamteng Dilantik

“Jaga kesehatan kalian dengan rutin mencuci tangan, menggunakan masker bila keluar rumah, dan selalu menjaga jarak di tempat keramaian,” pesan Loekman pada masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19. (Iqbal/len)

Berita Terkait

Lamteng Sukses Panen Bawang Merah dengan Teknologi Digital Farming
Deni Afrian Nakhodai BPSK Kabupaten Lampung Tengah Periode 2022-2027
Satres Narkoba Polres Lamteng Gagalkan Pengiriman Sabu Asal Sumut
Musa Ahmad Hadiri HUT Bank Lampung ke-57
Mbak Nunik Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku
Ikhwan Fadil Serap Aspirasi Warga Sendang Agung
Jauharoh Ingatkan Masyarakat tak Abai Prokes
Bina Ideologi Pancasila, Sahlan Bahas Sejarah Indonesia dan Toleransi

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:42 WIB

Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek 65 Tahun Digelandang ke Polres Pesawaran

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:35 WIB

Tunjang Ketahanan dan Swasembada Pangan, Dendi Tanam Kedelai

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:25 WIB

Dendi Tekankan Penyelenggara Pemilu Jaga Netralitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 18:04 WIB

Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:19 WIB

BPK RI Beri Opini WTP Laporan Keuangan Pesawaran Tahun 2023

Senin, 13 Mei 2024 - 16:24 WIB

DPRD Pesawaran Nilai Polemik Lahan 329 H Persoalan Simpel

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:46 WIB

Masyarakat Rejosari Gotong Royong Bongkar Gedung Balai Pekon untuk Renovasi

Minggu, 12 Mei 2024 - 12:58 WIB

Melawan, Pelaku Jambret Dihadiahi Timah Panas Tekab 308 Polres Pesawaran

Berita Terbaru

Peletakan batu pertama Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung oleh Walikota Eva Dwiana. (Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Eva: Tugu Pagoda dan Gapura Teluk Betung Simbol Toleransi

Senin, 20 Mei 2024 - 14:52 WIB

(Foto: Dok. Humas)

Bandarlampung

Walikota-KPU Umumkan Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:21 WIB

(Foto: Ilustrasi)

Lampung

Jumlah TPS Pilkada 2024 Menurun Signifikan

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:56 WIB

Kepala Dinas Kesehatan, Edwin Rusli, ketika diwawancarai. foto: arsip Luki.

Lampung

Flu Singapura Merebak di Lampung, 145 Kasus Suspek Tercatat

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:39 WIB