Diduga Pungli, Inspektorat Didesak Periksa SMAN I Punggur Lampung Tengah

Avatar

Rabu, 3 Oktober 2018 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung Tengah (Netizenku.com): Wali murid SMAN I Punggur, Lampung Tengah mendesak pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum, untuk turun memeriksa pengelolaan anggaran di sekolah tersebut.

Pasalnya, pihak sekolah sudah menentukan pungutan untuk kelas XI sebesar Rp 3 juta, tetapi tak mampu menunjukkan rencana penggunaan anggaran maupun berita acara kesepakatan dengan wali murid.

Oleh karena itu, salah satu wali murid, Zulkifli, kembali mendatangi SMAN I Punggur, Rabu (3/10/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia meminta rincian penggunaan anggaran yang dipungut dari siswa kelas XI, karena merasa tak pernah diundang untuk membahas pungutan tersebut.

Baca Juga  Camat Seputih Agung Dukung Program Gotong-royong

\”Mereka sudah menentukan besaran pungutan, tetapi tidak punya rincian penggunaannya. Mereka juga tak bisa membuktikan ada kesepakatan soal pungutan itu. Saya mendesak aparat hukum turun tangan. Saya menduga ada yang tidak beres,\” kata Zulkifli.

Rencananya, dia akan datang ke kejaksaan untuk berkonsultasi dan meminta penjelasan prosedur pembuatan laporan. Sebab, tidak adanya rincian penggunaan anggaran menimbulkan kecurigaan.

Baca Juga  Polres Lamteng akan Terapkan Sistem E-TLE

\”Selain pungutan dari wali murid, ada dana BOS yang mereka kelola. Jangan-jangan tumpang tindih tidak karuan. Baru besok saya ke kejaksaan pada jam kerja, sebab ini sudah sore,\” kata Zulkifli.

Sementara Kepala SMAN I Punggur, Suntoro yang dikonfirmasi mengatakan, berita acara rapat yang menghasilkan kesepakatan soal pungutan bagi siswa kelas XI telah diminta oleh Inspektorat.

\”Sedangkan rincian penggunaan anggaran sedang diajukan ke Disdik untuk distempel,\” ujarnya.

Suntoro mengatakan, terkait pungutan pihaknya berpegang pada Permendikbud No.75.

Baca Juga  Pengamanan Pemilu 2019, Polres Lamteng Gelar Sispamkot

Pihaknya telah mengundang wali murid untuk menyepakati pungutan.

\”Besaran pungutan untuk kelas XI dan XII sudah ditentukan bersama dengan orang tua/wali saat para siswa masih duduk di kelas X,\” jelas Suntoro.

Diterangkan, di SMA N I Punggur saat ini ada 860 siswa. Masing-masing siswa hanya mendapat bantuan Rp1.400.000 dari dana BOS. Maka dibuat kesepakatan pungutan dari wali murid.

Suntoro menjamin, siswa yang belum membayar tidak akan berkurang haknya untuk mengikuti belajar-mengajar, ujian dan kegiatan sekolah lainnya. (sansurya)

Berita Terkait

Aktivis Perempuan Aisyiyah Diskusi Kekeresan di Ruang Publik
Lamteng Sukses Panen Bawang Merah dengan Teknologi Digital Farming
Deni Afrian Nakhodai BPSK Kabupaten Lampung Tengah Periode 2022-2027
Satres Narkoba Polres Lamteng Gagalkan Pengiriman Sabu Asal Sumut
Musa Ahmad Hadiri HUT Bank Lampung ke-57
Mbak Nunik Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku
Ikhwan Fadil Serap Aspirasi Warga Sendang Agung
Jauharoh Ingatkan Masyarakat tak Abai Prokes

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:04 WIB

Tantangan dan Kendala Penanganan TBC di Lampung

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:07 WIB

IKM Lampung Didorong Kantongi Sertifikat TKDN-IK

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:45 WIB

PLN Cek kWh Meter Pelanggan untuk Cegah Bahaya Kebakaran

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

Program Vokasi Tingkatkan Kualitas Lulusan SMK di Lampung

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:15 WIB

Diskeswan Tingkatkan Upaya Pencegahan Penyakit Zoonosis pada Hewan Kurban

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:12 WIB

PPPA Himbau Masyarakat Berani Lapor Ketika Menjadi Korban Kekerasan

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:06 WIB

Pemprov Bakal Evaluasi PRL 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:05 WIB

PLH Gubernur Lampung Pimpin Rapat Perdana, Tekankan Keberlanjutan Program Kerja

Berita Terbaru