Diduga Kesal Karena DP Motor, Anak Habisi Nyawa Bapak

Redaksi

Selasa, 11 Desember 2018 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Tragedi seorang anak diduga menghabisi nyawa ayah kandungnya dengan keji, terjadi di Dusun Leweung Kolot, Pekon Sukagung Barat, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus. Peristiwa tewasnya Saliman (60) di tangan anak kandungnya sendiri, Sanwani (37), terjadi Selasa (11/12) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas, mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma membenarkan tragedi pembunuhan ayah oleh anak kandung itu. Namun ketika ditanya lebih dalam soal motif yang melatarbelakangi tersangka sampai hati menghabisi nyawa ayah kandungnya dengan keji, Edi Qirinas mengaku belum tahu.

\”Motifnya apa, kami belum tahu. Masih kami tangani. Tapi peristiwa itu benar terjadi. Tersangka tidak lain adalah anak kandung korban, sempat kabur sesaat setelah kejadian. Namun sudah berhasil diamankan anggota Polsek Pardasuka, Kabupaten Pringsewu,\” jelas kasat reskrim di ruang kerjanya.

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti kejadian ini, Edi Qorinas menyebutkan, polisi sudah mengumpulkan keterangan dari dua saksi. Yaitu Nastur (30) dan Andrianto (19). Keduanya warga dusun setempat. Dan Andrianto juga masih berkerabat dengan korban dan tersangka. \”Selain keterangan dua saksi, kami juga masih mendalami keterangan tersangka di Polsek Pardasuka,\” kata mantan Kapolsek Wonosobo itu.

Polisi Belum Pastikan Kondisi Kejiwaan Tersangka

Satu per satu spekulasi perihal Sanwani yang tega membunuh ayah kandungnya dengan sadis, mulai bermunculan di kalangan masyarakat. Salah satunya soal kemungkinan kelainan kejiwaan tersangka.

Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas pun tak menampik spekulasi itu. Menurut dia, semua kemungkinan bisa terjadi. Namun polisi tidak bisa bekerja berdasarkan kemungkinan. Melainkan harus berdasarkan bukti-bukti yang valid, akurat, dan sah.

Baca Juga  Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi

\”Terkait kemungkinan adanya kelainan jiwa pada tersangka, ya itu bisa saja terjadi. Atau mungkin tersangka adalah pengguna narkoba. Atau dia depresi. Semuanya mungkin. Untuk memastikannya, kami bersama Polsek Pardasuka masih terus mendalami keterangan tersangka,\” tutur Edi Qorinas.

Diduga Dipicu Kekesalan Tersangka Atas Pembagian Dp Penjualan Sepeda Motornya

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pemicu tersangka gelap mata dan kehilangan akal sehat hingga membunuh ayah kandungnya, diduga lantaran masalah uang semata.

Kabarnya, tersangka kesal dan kecewa pada ayah dan ibunya. Lantaran tersangka hanya mendapatkan Rp600 ribu dari down payment (DP) penjualan sepeda motornya. Sementara total uang muka penjualan sepeda motor tersangka adalah Rp1,6 juta.

\”Sebelum kejadian, Pak Saliman menjual motor Sanwani pada ponakannya, yaitu Andrianto. Andrianto membayarnya dengan cara mencicil dan memberikan uang muka Rp1,6 juta. Dari DP itu, Rp1 juta diambil oleh istri korban sekaligus ibu tersangka. Sisanya Rp600 ribu, diserahkan pada tersangka oleh ibunya,\” ujar sumber yang tak ingin namanya disebutkan.

Baca Juga  136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Diduga dari pembagian DP penjualan sepeda motor itulah, tersangka kesal bercampur kecewa. Lantas terjadilah cekcok mulut antara tersangka dengan ibunya yang didengar oleh korban. Kontan korban marah pada tersangka. \”Percikan api telah menyambar pertamax\”, cekcok mulut antara anak versus ayah kandung itu, berujung tragedi berdarah.

\”Sanwani langsung mengambil sebilah golok. Lalu menusuk bagian perut dan membacok leher bapaknya sendiri sampai meninggal. Setelah itu dia sempat kabur pakai motor Honda Revo,\” ungkap narasumber. (Rapik)

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka
Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran
136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat
Pisah Sambut Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan Serahkan Jabatan kepada Ruh Harijadi
Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB