Dewan Minta Pemkot Balam Serius ‘Urus’ Kekerasan pada Anak

Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandarlampung ungkap permasalahan kekerasan seksual pada anak harus menjadi fokus penyelesaian oleh Pemerintah Kota (Pemkot) dan seluruh masyarakat Bandarlampung.

 

Ketua Komisi IV dari DPRD Bandarlampung, Rizaldi Adrian, mengatakan permasalahan kekerasan seksual pada anak merupakan permasalahan baru yang harus diselesaikan secara fokus oleh seluruh masyarakat Bandarlampung dan stakholder terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini harus berbagi peran, bukan hanya Dewan akan tetapi seluruh unsur harus memfokuskan menyelesaikan permasalahan ini,” kata dia saat diwawancarai di Kantor DPRD Bandarlampung, Kamis (12/1).

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

 

Lebih lanjut, ia menerangkan secara aturan dan program pihaknya menerangkan telah melakukan yang terbaik. Bahkan pihaknya selalu menghimbau Kepala-kepala sekolah dan masyarakat pada saat ia melakukan sosialisasi.

 

“Suport anggaran dan program yang disesuaikan itu telah kami lakukan, dimulai dari Perda Kota Layak Anak. Kemarin juga sempet dibahas mengenai pendampingan anak dan pendampingan hukumnya,” lanjutnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

 

Berbeda, Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak dari PPPA Bandarlampung, Ruth Dora Nababan, mengatakan Bandarlampung sebagai Kota Layak Anak (KLA) tiap tahun mengalami peningkatan.

 

Dijelaskannya, peningkatan pada KLA itu memiliki beragam penilaian yang tidak sempat ia beberkan lantaran begitu banyak tabel penilaiannya.

 

“Bandarlampung sempet dua kali tingkatan KLA pratama, satu kali madya, kemudian pada 2022 nindia, pada tahun ini ditargetkan capai tingkatkan KLA utama,” bebernya.

 

Diterangkannya pula, KLA tidak menjamin kota bebas kekerasan seksual akan tetapi mengenai pelayanan kepada korban dan hukum umumnya lebih tanggap.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

 

“Tidak menjamin bebas kekerasan seksual, di Jakarta yang kota besar masih banyak kekerasan seksual,” tutupnya.

 

Untuk diketahui, dihimpun dari data kekerasan terhadap perempuan dan anak pada periode 2022. Sebanyak 64 kekerasan terjadi pada perempuan 19 nya adalah kasus kekerasan seksual, kemudian 78 kekerasan seksual pada anak 55 nya merupakan kasus kekerasan seksual pada anak. (Luki)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:28 WIB

Sekber MBG Lampung Apresiasi Sorotan Wagub Jihan Terhadap SPPG Tak Berkomitmen Moral

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:40 WIB

Ahmad Giri Akbar, Pernyataan Prabowo soal Dolar Harus Dipahami Secara Utuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Jurnalis Independen Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konsolidasi di Anak Ratu Aji, Golkar Lampung Tengah Targetkan Menang Pemilu

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB