Data BNPB Minggu: Korban Meninggal Gempa-Tsunami Sulteng 1.763 Orang

Avatar

Minggu, 7 Oktober 2018 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Jumlah korban meninggal akibat gempa dan tsunami yang menerjang Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) lalu, tercatat sebanyak 1.763 orang.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencatat sebanyak 2.632 orang yang mengalami luka berat.

Data tersebut diperbaharui BNPB pada Minggu (7/10/2018) pukul 13.00 WIB.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam presentasinya mengungkapkan, 1.763 korban meninggal tersebut terbanyak berasal dari Kota Palu.

\”Kota Palu 1.519 orang, Donggala 159 orang, Sigi 69 orang,\” papar Sutopo dalam presentasinya di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Dari 1.763 korban meninggal, sudah 1.755 jenazah yang sudah dimakamkan.

Jenazah dimakamkan secara massal di taman pemakaman umum (TPU) Paboya sebanyak 753 jenazah, TPU Pantoloan sebanyak 35 jenazah.

Selin itu, ada juga sejumlah jenazah yang tidak dikuburkan secara massal.

\”Pemakaman keluarga 923 jenazah, Donggala 35 jenazah, Biromaru 8 jenazah, dan Pasangkayu 1 jenazah,\” katanya.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Sebanyak 2.632 korban luka berat hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, ada 62.359 orang pengungsi yang tersebar di 147 titik posko pengungsian.

\”Korban hilang 265 orang. Korban tertimbun 152 orang,\” tutur Sutopo. (dtc/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB