Dari Masyarakat, Pelajar, hingga Bule Ikut Bersihkan Tumpukan Sampah di Pantai Labuhan Jukung

Redaksi

Senin, 23 Juli 2018 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Tumpukan sampah yang menghiasi Pantai Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, membuat prihatin sebagian besar masyarakat setempat.

Keadaan pantia yang terlihat kotor akibat tumpukan sampah tersebut, rupanya mampu menggerakkan hati beberapa elemen seperti gabungan komunitas Orang Krui Oke, Krui Kecah, SMPN I, SMPN II Pesisir Tengah, SDN I Kampung Jawa, Wisatawan Mancanegara dan pengelola hotel melakukan aksi bersih-bersih pada Senin (23/7).

Koordinator Orang Krui Oke, Ade Kaja, mengatakan bahwa hampir setiap hari pantai Labuhan Jukung yang selama ini banyak dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara dan lokal, terlihat kumuh dan kotor. Maka, atas keprihatinan tersebut, berbagai komunitas melakukan aksi bersih-bersih.

\”Kegiatan bersih-bersih yang kami lakukan hanya atas dasar kesadaran saja, hal ini karena setiap hari terlihat sampai menumpuk disepanjang pantai wisata tersebut,\” kata dia.

Ade menjelaskan, tumpukan sampah di lokasi wisata tersebut, selain terbawa gelombang pantai, juga akibat ketidaksadaran wisatawan dalam membuang sampah, serta sedikitnya fasilitas kotak sampah yang ada.

Baca Juga  Jalan Ambrol, Pemkab Pesibar Pasif, Legislator RI Meradang

\”Berbagai macam sampai memenuhi pantai, baik sampah yang dibawa gelombang, juga sampah yang dibuang pengunjung secara sembarangan,\” ujar dia.

Ade juga berharap Pemkab Pesisir Barat untuk memperbanyak kotak sampah, serta mendisiplinkan petugas kebersihan, sehingga keindahan pantai labuhan jukung tidak tertutup dengan sampah.

\”Semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama, pengunjung jangan meninggalkan sampah, pemerintah memasang fasilitas tempat membuang sampah, dan petugas kebersihan harus menjalankan tugasnya dengan baik dan rutin,\” harap Ade.

Baca Juga  Dua Warga Pekon Buay Nyerupa Terpapar Covid-19

Ade menjelaskan seharusnya wisatawan lokal merasa malu dengan wisatawan mancanegara yang dengan kedisiplinan mereka selalu membuang sampah pada tempatnya, bahkan dari mereka kalau tidak menemukan kotak sampah, sampah yang mereka hasilkan dikumpul dan dibawa.

\”Kita harus malu dengan para bule yang berkunjung kesini, mereka tidak pernah meninggalkan sampah, seperti yang dilakukan wisatawan lokal,\” kata Ade, seraya mengatakan keikutsertaan sertaan puluhan turis yang ikut aksi bersih-bersih tanpa diminta atau atas kesadaran mereka sendiri. (Iwan)

Berita Terkait

Dua Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PDI Perjuangan
Warga Tembelang Temukan Jejak Harimau Sumatera Kelilingi Kandang Sapi
PS Siliwangi-TP Sriwijaya Dukung Mukhlis Basri Maju Pilgub Lampung
48 Siswa SMA Negeri 1 Liwa Lolos SNBP
Tribal Bandarlampung Jelajahi Jalur Trajang Lambar, Ini Rutenya
Edi Novial-Mad Hasnurin, Sepakat Nyawa Manusia Lebih Berharga dari Harimau
Teror Harimau di Suoh, MB Minta Penanganan Cepat
Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 13:25 WIB

Bupati Pesawaran Klaim Tidak Anti Kritik

Jumat, 12 April 2024 - 19:31 WIB

Hujan Deras Guyur Pesawaran, Beberapa Wilayah Tergenang Banjir

Kamis, 4 April 2024 - 21:12 WIB

Pemkab Pesawaran Kembali Adakan Gerakan Pangan Murah

Rabu, 3 April 2024 - 19:02 WIB

Bupati Pesawaran Kunjungi Kementan RI, Ini Usulannya

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:01 WIB

Dendi Harap Pemprov Lampung Terus Perhatian ke Pemkab Pesawaran

Rabu, 27 Maret 2024 - 18:49 WIB

Kapolres Pesawaran Imbau Organ Tunggal Tak Setel Musik Remik

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:57 WIB

Jumat Curhat, Kapolres Pesawaran Ajak Orang Tua Awasi Anak-anak

Selasa, 12 Maret 2024 - 16:25 WIB

Dendi Tinjau Longsor dan Banjir di Desa Sukajaya Lempasing

Berita Terbaru

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah. Foto: Kiriman WA Adiansyah.

Bandarlampung

Libur Lebaran, Lonjakan Wisata Balam Capai 30 Persen

Kamis, 18 Apr 2024 - 20:38 WIB