Ciptakan Kader Militan, KOPRI Rayon Keguruan Gelar SIG

Redaksi

Minggu, 9 September 2018 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Guna meningkatkan kualitas dan loyalitas anggota Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) agar menjadi kader yang mengetahui bahwa islam ramah akan perempuan, isu-isu gender dan sensitifitas gender dilingkungan sekitarnya. Pengurus KOPRI Rayon  Keguruan, Komisariat Raden Intan Lampung menggelar Sekolah Islam Gender (SIG), di PW. LP Ma\’arif Provinsi  Lampung, Sabtu (8/9).

SIG merupakan jenjang pertama pengkaderan dari KOPRI yang dapat diikuti oleh anggota PMII, Setelah SIG, pengkaderan KOPRI dilanjut dengan Sekolah Kader KOPRI (SKK) dan (Sekolah Kader KOPRI Nasional (SKKN) yang dalam hal ini kuota peserta hanya untuk kaum perempuan.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Yesi Puteri Lestari menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh 33 peserta ini, selain berasal dari berbagai rayon yang berada di naungan Komisariat Raden Intan Lampung, juga berasal dari PMII Komisariat STIT Pringsewu, PMII Komisariat STKIP Bandarlampung dan PMII Komisariat STAI Ma’arif Lampung Tengah  .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Ketua Korps PMII Puteri Rayon Keguruan, Rani Puspita Dewi mengatakan, kegiatan yang mengusung tema ‘Aktualisasi Kader KOPRI Menegakkan Adil Gender di Era Modernisme’ ini diharapkan dapat membentuk kader yang setia terhadap KOPRI, melalui kepeduliannya terhadap isu-isu gender. “Kami menekankan kepada kaum perempuan untuk menjadi generasi yang cerdas karena mereka nantinya akan menjadi generasi pendidik dalam lingkup masyarakat,” ucap Rani.

Dalam kesempatan itu, Ketua PR PMII Keguruan, Harist Al Hammam, menyampaikan harapannya terhadap Pengurus KOPRI agar dapat melahirkan kader-kader perempuan yang mampu memberikan advokasi terhadap isu-isu keperempuanan, baik itu kekerasan maupun masalah lain yang ada serta menjadi pionir yang bisa menempati tempat strategis dalam politik, budaya, dan profesi, agar tidak selalu didominasi oleh kaum laki-laki. “Saya yakin kader perempuan PMII bisa menjadi garda depan dalam kontribusinya membangun NKRI ini di bidang apapun, baik itu politik, budaya bahkan berkarier dalam profesi,” tutup Haris. (*Aby)

Berita Terkait

Refleksi Pendidikan Lampung 2025: Akses Hampir Universal, Kualitas Guru di Hulu Jadi Penentu
TPT SMK Lampung Tertinggi, Kolaborasi Pemprov–CSR Jadi Jalan Baru
Thomas Amirico Raih IWO Award 2025
Gubernur Mirza dan Jembatan Pendidikan Tampang Muda:  Gotong Royong Pemerintah untuk Masa Depan Anak Pelosok
Peminat Sekolah Negeri Menurun, Ini Kata Akademisi ITBA DCC
Kemendikdasmen Berencana ‘Hidupkan’ Kembali Jurusan SMA dan Kurangi Muatan Pelajaran SD-SMA
Satker Mitra Kerja Dilarang Berikan Gratifikasi ke Pegawai Kanwil DJPb Provinsi Lampung
Presiden Prabowo Wanti-wanti Mendikti Agar Mahasiswa Tidak Terhasut

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:00 WIB

Imelda SH Terpilih Aklamasi Pimpin PUAN Lampung Periode 2025–2030

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Senin, 27 Juli 2026 - 20:24 WIB

DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13 WIB

Soroti Pajak Air Permukaan, DPRD Lampung Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat

Senin, 27 Juli 2026 - 13:38 WIB

DPRD Lampung Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:26 WIB

Peringati 30 Tahun Kudatuli, Winarti Ajak Generasi Muda Jaga Demokrasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Partai Koalisi Serahkan Berkas Cawabup Way Kanan ke Bupati

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Ubah Cara Pandang terhadap Kencur, Farmasi ITERA Kenalkan Puding Jelly sebagai Inovasi Pangan Fungsional

Berita Terbaru