Cegah Bullying Sejak Bangku SD, Tubaba Tanamkan Nenemo pada Pelajar

Arie

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, memperkuat upaya pencegahan perundungan atau bullying sejak usia sekolah dasar.

Selain mendorong keberanian siswa melaporkan tindakan kekerasan, pemerintah juga menanamkan nilai karakter lokal sebagai bekal menghadapi tantangan pergaulan, termasuk di ruang digital.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., saat menjadi pembina upacara dalam program Forkopimda Masuk Sekolah di SDN 15 Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Senin (10/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tubaba, Ny. Desliana Iwan Mursalin, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah menjadi bagian dari komitmen memperkuat lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi anak.

Baca Juga  PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Sekda Tubaba menegaskan, sekolah harus menjadi ruang yang membuat anak merasa aman dan nyaman untuk belajar. Karena itu, perilaku yang sering dianggap sebagai candaan, seperti mengejek teman, tidak boleh dibiarkan apabila telah menimbulkan rasa takut, sedih, atau tertekan pada anak.

“Mungkin ada yang menganggap mengejek itu hanya bercanda, tetapi efeknya bisa membuat teman sedih, takut, dan hilang semangat belajar. Jangan memukul, mendorong, atau menyakiti. Kalau melihat teman dibully, jangan ikut-ikutan, tapi bantulah mereka,” tegas Iwan di hadapan para siswa.

Menurutnya, pencegahan bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab guru dan sekolah. Siswa juga memiliki peran penting dengan tidak menjadi pelaku, tidak ikut menyebarkan tindakan perundungan, serta berani membantu teman yang menjadi korban.

Baca Juga  Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas

Iwan juga meminta para siswa tidak takut melapor apabila mengalami atau menyaksikan kekerasan.”Melapor kepada guru maupun orang tua, bukan tindakan lemah, melainkan bentuk keberanian untuk menghentikan perilaku yang dapat merugikan orang lain,” pintanya.

Perhatian pemerintah daerah, lanjut dia, juga diarahkan pada potensi perundungan di dunia maya. Penggunaan smartphone yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar membuat cyberbullying menjadi persoalan yang perlu diwaspadai sejak dini.

Ejekan, penghinaan, penyebaran foto atau video yang mempermalukan teman, hingga komentar negatif di media sosial dapat memberikan dampak serius bagi korban.

“Karena itu, para siswa diingatkan agar bijak menggunakan gawai dan tidak menjadikan media digital sebagai ruang untuk menyakiti orang lain,” tegas Iwan.

Di tengah tantangan tersebut, Pemkab Tubaba juga mendorong penguatan karakter melalui nilai-nilai budaya lokal.

Baca Juga  Naik Vespa Bersama Komunitas Motor, Bupati dan Wakil Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Tubaba

Iwan mengajak para pelajar memegang tiga prinsip yang menjadi bagian dari nilai kehidupan masyarakat Tubaba, yakni Nemen, Nedes, dan Nerimo.

Nemen dimaknai sebagai sikap sungguh-sungguh dalam menjalani tugas dan belajar. Nedes mengajarkan keuletan serta semangat pantang menyerah ketika menghadapi kesulitan. Sementara Nerimo menekankan sikap ikhlas, menghargai, dan menghormati orang lain dalam kehidupan bersama.

Nilai tersebut dinilai relevan untuk membangun karakter anak sekaligus menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang saling menghormati.

“Kalau kalian memegang nilai-nilai itu dan membiasakan hal kecil seperti memberi salam, berkata sopan, serta mau meminta maaf dan berterima kasih, kalian akan tumbuh menjadi anak-anak yang kuat, hebat, dan disukai banyak orang,” pungkas Iwan.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Disnak Keswan Tubaba Awasi 7 SPPG, Pastikan Bahan Pangan MBG Aman dan Berkualitas
Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester
Kwarcab Tubaba Bekali 41 Peserta Satgas Pramuka Peduli, Siapkan Relawan Muda Tangguh
Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Lampung Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Batin Wulan Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031, Tekankan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Lampung Dorong Tahura WAR Jadi Destinasi Unggulan Ekowisata Lampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas dan Penguatan Ekonomi Desa di Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Pimpin Evkin ASN, Peringkat OPD Bakal Diumumkan Tiap Semester

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:49 WIB

Lampung Selatan

PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:45 WIB