oleh

Bupati Tubaba, Serahkan LKPJ 2018 Kepada DPRD

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2018 kepada DPRD kabupaten setempat dalam rapat Paripurna, di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (7/5).

Penyerahan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2018 tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Tubaba Ponco Nugroho, pada saat bersamaan Ponco juga menjadi pimpinan rapat paripurna, lantaran ketua DPRD dan Wakil Ketua I DPRD Tubaba berhalangan hadir.

Umar Ahmad mengatakan pada Tahun Anggaran 2018 Pemkab Tubaba telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah, antara lain melalui: Menghimpun penerimaan dari semua sumber pendapatan daerah secara optimal sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Memberdayakan segenap potensi yang dimiliki untuk dapat meningkatkan penerimaan pendapatan daerah.

Mengupayakan peningkatan kontribusi dari masing-masing bagian pendapatan daerah sehingga kebutuhan pembiayaan Pemerintah Daerah dapat dipenuhi secara tepat dan cukup. Pemberdayaan semua aparat dengan cara meningkatkan motivasi, kompensasi, disiplin dan etos kerja dalam rangka meningkatkan kinerja.

Baca Juga  Rancangan KUA PPAS APBD Perubahan Tubaba Ditarget Rp920 Miliar

Meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi dan institusi dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah mulai dari tingkat tiyuh, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Memperluas jangkauan pelayanan, dengan memperluas tempat-tempat pelayanan pajak, retribusi pendapatan lainnya di kabupaten sepanjang dapat meningkatkan penerimaan pendapatan daerah.

Selanjutnya, melakukan pendekatan yang intensif dengan berbagai pihak, baik dalam rangka peningkatan sumbangan pihak ketiga maupun penerimaan yang bersumber dari dana bagi hasil dan Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana Alokasi  Khusus (DAK).

\”Berkat dukungan semua piihak, perekonomian di daerah ini dapat bergerak dinamis, dan demikian pula jajaran Pemerintahan Daerah pun dapat melaksanakan semua urusan dengan baik. Ini bisa kita lihat dari nilai PDRB Tubaba pada tahun 2017 mencapai Rp 7,08 Triliun, angka tersebut naik dari Rp 6,71 Triliun pada tahun 2016,\” kata dia.

Baca Juga  Ide Si Cantik Layani Masyarakat Tiga Kecamatan di Tubaba

Hal tersebut, lanjut dia, menunjukkan bahwa selama tahun 2017 terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,64 persen, lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 5,27 persen.

\”Pertumbuhan ekonomi selama 2017 dipercepat oleh adanya investasi pembangunan proyek-proyek infrastruktur seperti perbaikan jalan, dan juga peningkatan fasilitas komunikasi di beberapa wilayah,\” jelasnya.

Umar menambahkan, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan Komunikasi yaitu sebesar 10,12 persen.

\”Pencapaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut tidak diraih dengan mudah, mengingat bahwa Kabupaten Tubaba masih dipenuhi berbagai keterbatasan,\” terangnya.

Kebijakan anggaran belanja daerah khususnya Tahun Anggaran 2018, lanjut bupati, diarahkan pada program dan kegiatan dengan memperioritaskan yakni Peningkatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan pembangunan infrastruktur perekonomian.

Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial, serta pemberdayaan perempuan. Pengembangan ketahanan pangan, kewirausahaan, dan ekonomi kerakyatan. Peningkatan keamanan, perlindungan masyarakat, dan antisipasi penanggulangan bencana. Dan Penguatankelembagaanpemerintahankecamatan dan tiyuh.

Baca Juga  30 Balon Katiyuh se-Tubaba Lolos Verifikasi, Satu Orang Absen

\”Realisasi Pendapatan Tahun 2018 adalah sebesar Rp. 943.490 Miliar atau 97,99% dari target anggaran sebesar Rp. 962.802.455 Miliar. Sedangkan realisasi belanja adalah sebesar Rp. 965.957 Miliar atau sebesar 86,33%  dari target anggaran sebesar Rp. 1.118 Triliun,\” paparnya.

Belanja dalam APBD tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp 1.118 Triliun terdiri atas: Belanja Operasi sebesar Rp 638,5 Miliar. Belanja Modal sebesar  Rp476,9 Miliar dan Belanja Tidak Terduga sebesar Rp1 Miliar.

Sementara, Realisasi Belanja APBD Tahun Anggaran 2018 adalah sebesar Rp 965.957 Miliar terdiri atas: Belanja Operasi sebesar Rp 584,6 Miliar dan Belanja Modal sebesar Rp.380,1 Miliar.

Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, Forkopimda Tubaba, para pejabat eselon dilingkup pemkab setempat, dan dihadiri 22 orang dari 30 orang anggota DPRD. (Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *