Bupati Lamtim Sampaikan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2018

Redaksi

Rabu, 5 September 2018 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Nainggolan/Nk)

(Foto: Nainggolan/Nk)

Lampung Timur (Netizenku.com) : DPRD Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menggelar Rapat Paripurna penyampaian rancangan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun anggaran 2018.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif dan dihadiri Bupati Lamtim Chusnunia Chalim dan para kepala OPD Pemkab Lamtim, di Ruang Sidang DPRD setempat, Rabu (5/9).

Bupati Lamtim Chusnunia menyampaikan, agenda sidang kali ini sangat penting dilakukan dengan beberapa pertimbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Maka dalam hal ini, kami menyampaikan ringkasan proyeksi perubahan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah Tahun Anggaran 2018,\” ujarnya.

Untuk pendapatan daerah, lanjut bupati, dibanding dengan APBD murni Tahun Anggaran 2018, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp 27.992.353.064,00.

Kemudian belanja tidak langsung pada RAPBD tahun 2018 diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar Rp 14.389.886.444,73 atau meningkat 1,07 persen, yang semula Rp 1.350.654.788.529,50.

\”Sedangkan untuk belanja pegawai diproyeksikan mengalami penurunan sebesar Rp 14.980.638.811,27,\” jelas bupati.

Selanjutnya belanja langsung akan mengalami peningkatan sebesar Rp 64.804.480.764,00.

Dengan memperhatikan belanja tidak langsung dan belanjan langsung, maka total belanja daerah pada RAPBD perubahan tahun 2018 diproyeksikan akan meningkat sebesar Rp 79.194.367.208,73 atau naik sebesar 3,72 persen, yang semula sebesar 2.131.099.762.848,50 menjadi Rp 2.210.294.130.057,23.

Selanjutnya, terkait dengan pembiayaan daerah, mengacu pada laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 yang telah diaudit oleh BPK RI dan telah disetujui menjadi peraturan daerah melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu.

\”Dapat kami sampaikan, bahwa dari sisi penerimaan pembiayaan daerah, dari proyeksi semula sebesar Rp 5 Milyar, mengalami peningkatan sebesar 51,2 Milyar atau meningkat 102,40 persen, sehingga menjadi Rp 101,2 Milyar. Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan tidak mengalami perubahan,\” terang bupati.

\”Maka dokumen rancangan KUPA dan PPAS perubahan tahun 2018, kami mohon agar dapat didiskusikan dan dibahas bersama tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD Lamtim, untuk selanjutnya dapat disepakati bersama sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,\” tambahnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB