oleh

BPNT Kemensos Bertransformasi ke Program Sembako

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikelola Kementerian Sosial (Kemensos) RI resmi bertransformasi menjadi Program Sembako.

Kabid Fakir Miskin pada Dinas Sosial Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Tabrani SE mengatakan perubahan dan kenaikan nilai bantuan tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

\”Tahun lalu masih disebut program BPNT, tapi sekarang terhitung mulai Januari 2020 berubah menjadi Program Sembako. Dengan perubahan ini, diharapkan KPM lebih mudah memahami,\” ungkapnya,Senin (2/3).

Baca Juga  Tubaba Mulai Salurkan 600 Ton Beras, Ini Rinciannya

Menurutnya, tidak hanya berubah nama, Kemensos RI juga menaikkan nilai bantuan dalam program sembako ini dari Rp110 ribu menjadi Rp150 ribu per KPM per bulan. Dengan adanya penambahan Rp40 ribu ini, lanjutnya, jenis komoditas atau bahan makanan yang dapat dibeli oleh KPM menjadi lebih beragam meskipun tetap berdasarkan ketetapan pemerintah.

\”Kalau sebelumnya (BPNT), dengan nilai Rp110 ribu KPM hanya bisa membeli beras dan telur, tapi dengan adanya kenaikan bantuan ini KPM bisa membeli kentang dan kacang hijau. Untuk mendapatkannya, setiap KPM bisa membeli bahan makanan itu pada e-warung yang telah bekerjasama dengan bank yang telah ditunjuk pemerintah,\” terangnya.

Baca Juga  Ihya Bocah Asal Panaragan Disunat Gaib

Disamping bantuan sebesar Rp150 ribu itu, tambahnya, Kemensos RI juga berencana akan menambah nilai bantuan tersebut sebesar Rp50 ribu selama 6 (enam) bulan terhitung sejak Maret hingga Agustus.

\”Kebijakan ini didasari oleh pentingnya penambahan gizi kepada masyarakat, terutama dalam menangkal potensi penyakit seperti yang akhir-akhir ini menjadi isu dunia, yakni virus corona,\” terangnya.

Dilanjutkannya, berdasarkan informasi yang didapat, rencananya bahan makanan yang dapat dibeli KPM dengan adanya tambahan ini adalah buah-buahan, tapi mengenai ini belum pasti dan bisa saja berubah. Serta masih dalam pembahasan di tingkat pusat, dan masih menunggu informasi resmi.

Baca Juga  Tetapkan Gaji, Perusahaan Harus Patuhi SK Gubernur

Mengenai KPM Program Sembako di Tubaba, Tabrani menyebutkan kuota yang ditetapkan oleh pusat sekitar 12 ribuan KPM. Namun, pihaknya tetap akan melakukan verifikasi terhadap KPM yang sebelumnya menjadi penerima BPNT.

\”Sampai Februari kemarin, sudah sekitar 10 ribuan yang terverifikasi. Yang jelas, Dinas Sosial dalam program sembako ini hanya memfasilitasi saja dan memastikan bantuan tersebut tepat sasaran,\” pungkasnya. (Arie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *