Bocah 3,5 Tahun Ditemukan Tewas Hanyut di Sungai Way Nenep

Leni Marlina

Selasa, 12 Maret 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Warga RW 02 Wonokarto Pekon Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung, digegerkan dengan penemuan sesosok bocah yang hanyut terbawa aliran air sungai Way Nenep di perkampungan setempat pada Selasa (12/3/2024) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

Saat ditemukan, bocah laki-laki diperkirakan berumur di bawah empat tahun dengan memakai pakaian bergambar Spiderman ini sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Video evakuasi korban ini juga sudah menyebar luas di jejaring media sosial. Dalam video yang beredar, warga setempat tampak tidak mengenali identitas bocah malang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutris (62) saksi mata di lokasi mengatakan, sekira pukul 09.30 WIB mendengar jeritan warga ada anak hanyut di sungai, saat itu saksi langsung berlari ke arah datangnya suara yang tidak jauh dari lokasi saksi bekerja.

Baca Juga  Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman Level 5 dari Badan POM

Setiba di lokasi suara saksi langsung melihat ke aliran sungai dan melihat bocah berpakaian merah biru terlihat mengapung di bawah jembatan beton.

Saksi langsung turun ke sungai dan mengevakuasi korban lalu membawa ke klinik Kosasih Gadingrejo.

Saksi yang merupakan warga Kecamatan Pagelaran ini menerangkan, bahwa saat ditemukan kondisi bocah tersebut sudah dalam keadaan lemas tidak bergerak. Ia menduga bocah tersebut belum lama hanyut tenggelam.

Baca Juga  Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren

Terpisah Kapolsek Gadingrejo, AKP Nurul Haq, saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa penemuan jasad bocah yang hanyut di sungai tersebut.

Menurut Kapolsek, bocah yang hanyut tersebut bernama Muhammad Farid Abdilah usia 3,5 tahun, warga RW 3 Pekon Wonodadi.

Jasad korban ditemukan berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumah korban. Sedangkan rumah korban dari aliran Sungai Way Nenep berjarak sekitar 10-15 meter.

“Jasad korban, saat ini sudah dibawa ke rumah orang tuanya untuk dilakukan proses pemakaman,” ujar AKP Nurul Haq, Selasa (12/3/2024) siang.

Kapolsek menambahkan, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Ia juga mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu dan pihak medis, di tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan.

Baca Juga  Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

“Kami menduga sebab meninggalnya korban murni kekurangan oksigen akibat tenggelam, namun demikian kami masih terus menyelidiki sebab korban sampai bisa hanyut di sungai,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan tidak lepas pengawasan terhadap anak-anaknya, terlebih yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

“Kami imbau untuk lebih mengawasi anak-anaknya, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tandasnya. (Rz)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak
Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan Empat Perda, Atur Aset hingga Pesantren
Polisi Gerebek Enam Lokasi di Margakaya Pringsewu, Dua Pria Diamankan
Lantik Delapan Pejabat, Bupati Pringsewu Ingatkan Pentingnya Kerja Nyata
Bupati Riyanto Ajak Sekolah Cegah Perundungan dan Kekerasan terhadap Anak
Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi
6.149 SKCK Diterbitkan Polres Pringsewu hingga September 2026
Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru