Bina Ideologi Pancasila, Sahlan Bahas Sejarah Indonesia dan Toleransi

Redaksi

Minggu, 20 Maret 2022 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (Netizenku.com): Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Sahlan Syukur, menggelar sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Balai Desa Purwosari, Lampung Selatan, Minggu (20/3).

Dalam kesempatan terasebut, Sahlan Syukur membahas sejarah bangsa Indonesia, terutama soal persatuan dan gotong royong.

Ia mengajak ratusan masyarakat yang hadir untuk mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Menurut dia, hal itu penting guna menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ini ratusan bahkan ribuan suku dan etnis, tapi hebatnya pendiri terdahulu kita disatukan sebagai bangsa yang besar yakni bangsa Indonesia.

Yang bisa kita petik dari sejarah ialah sikap toleransi antara suku satu dengan lainnya, begitu juga dengan umat beragama yang penuh toleransi. Untuk itu kita perlu jaga sikap tersebut agar masyarakat kita rukun. Kalau rukun kita bisa saling bahu membahu atau istilahnya gotong royong,” papar Sahlan.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Nur Prima Qurbani yang merupakan Pengawas Pendidikan Lampung Utara, menjelaskan bahwa pancasila merupakan sebuah instrumen yang dapat mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

Terlihat, ia mencoba melakukan tes pelafalan pancasila kepada beberapa peserta sosialisasi. Hal tersebut ditengarai merupakan cara guna menanamkan ideologi pancasila di benak masyarakat.(Agis)

Berita Terkait

Pengembangan OTT, KPK Bakal Periksa Kepala Satker Lain di Lamteng
Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Reses Hari Terakhir, Munir Salurkan PIP di Rumbia dan Kota Gajah
Reses Hari ke-5, Munir Abdul Haris Tegaskan Komitmen Bangun Desa
Hari Kedua Reses, Munir Bantu Siswa Kurang Mampu di Lamteng
Munir Serap Aspirasi Warga Anak Tuha
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB