Beras Langka, Arinal Indikasi Dimonopoli

Luki Pratama

Jumat, 16 Februari 2024 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ketika dimintai keterangan awak media, Jumat (16/2). Foto: Luki.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, ketika dimintai keterangan awak media, Jumat (16/2). Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mencurigai adanya oknum yang melakukan monopoli beras sehingga menyebabkan stok barang menjadi langka.

Bukan tanpa dasar, kecurigaan muncul dibenaknya lantaran Provinsi Lampung merupakan lumbung pangan, bahkan kebutuhan pangan Pemprov DKI disuplai dari Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Inikan aneh, pasti ada yang tidak baik dalam proses ketersediaan,” kata dia ketika diwawancarai awak media, Jumat (16/2).

Baca Juga  Pemprov Lampung Bangun Jalan Jabung–Maringgai Sepanjang 6,2 Km

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikwhal kebutuhan beras, lanjut dia, pangan utama itu wajib tersedia untuk konsumsi masyarakat Lampung maupun antardaerah, berbeda dengan gabah yang hanya boleh diakses oleh masyarakat Lampung. Tidak keluar daerah.

Ia pun menantang insan pers untuk dapat melakukan penggalian informasi lebih dalam guna menemukan penyebab beras menjadi langka.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

“Kalau ketemu biangnya langsung laporkan saja ke Saya,” lanjutnya.

Kenaikan harga beras, terangnya, seharusnya menjadi angin segar bagi petani di Provinsi Lampung, tetapi jika kondisi harga beras naik sedangkan stok menipis justru membuat masyarakat menjadi sulit.

“Kalau harga beras murah kasian petani, Kita lihat dulu siapa yang nakal. Saya hanya memikirkan rakyat saja,” tegas dia.

Baca Juga  Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

merespon kelangkaan beras, dirinya pun menggandeng BI, Bulog, dan OPD terkait untuk melakukan peninjauan secara langsung ke pasar tradisional panjang.

Usai melakukan peninjauan dan menyerap informasi dari masyarakat dirinya turut memastikan ketersediaan beras di gudang bulog panjang.

“Ini Kita rapatkan dan mencari biangnya,” tutupnya. (Luki)

 

Berita Terkait

Wagub Jihan Groundbreaking Ruas Bandar Jaya-Mandala, Targetkan Kemantapan Jalan 96%
Bidik Prestasi di Bandung, FGI Lampung Siapkan 6 Atlet Unggulan untuk Kejurnas Gimnastik 2026
Gaji ke-13 ASN Pemprov Lampung Cair Juni 2026, Anggaran Rp150 Miliar Disiapkan
DPRD Lampung Dorong Strategi Khusus Hadapi El Nino Mei 2026
Harga MinyaKita di Lampung Tembus Rp24 Ribu, DPRD Lampung Desak Tambah Pasokan
Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung, Jihan Nurlela dan Khofifah Resmikan Paralegal
Purnama Wulansari Dukung Agita Nazara di Puteri Indonesia 2026
Sinergi Sumbagsel, Mirza dan Tokoh Nasional Bersatu Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

Pemprov Lampung Kucurkan Rp38,5 Miliar Perbaiki Jalan di Tulang Bawang Barat

Rabu, 22 April 2026 - 12:22 WIB

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 09:33 WIB

Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

Minggu, 19 April 2026 - 11:19 WIB

Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan

Rabu, 8 April 2026 - 20:23 WIB

Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”

Senin, 6 April 2026 - 18:46 WIB

Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:28 WIB

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Berita Terbaru

Pringsewu

Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Pringsewu

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:06 WIB

Tanggamus

136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:59 WIB

Lampung Selatan

Sekda Lamsel Tekankan Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Seremonial

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:53 WIB