Bawaslu Lampung Tertibkan 42.609 APS Paslon

Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2020 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Bawaslu menertibkan alat peraga sosialisasi (APS) pasangan calon (paslon) di 8 kabupaten/kota yang mengikuti Pilkada Serentak Tahun 2020.

Penertiban APS berupa baliho dan spanduk berlangsung sejak 25-30 September lalu. Total 42.609 APS ditertibkan oleh 8 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Lampung.

Dalam rilis yang disampaikan Bawaslu Provinsi Lampung, Kamis (1/10), berikut penertiban APS di 8 Kabupaten/Kota:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Kota Bandarlampung (7.339)

Rycko Menoza-Johan Sulaiman: 3.149
Yusuf Kohar-Tulus Purnomo: 1.979
Eva Dwiana-Deddy Amarullah: 2.211

2. Kota Metro (926)

Wandi-Qomaru Zaman: 240
A Mufti Salim-Raden CPahlawan: 444
Ampian Bustami-Rudy Santoso: 109
Anna Morinda-Fritz A Nuzir: 133

3. Kabupaten Pesisir Barat (825)

Pieter-Fahrurrazi: 120
Arie Lukita Budiwan-Erlina: 258
Agus Istiqlal-A Zulqoini Syarif: 447

4. Kabupaten Way Kanan (4.244)

Juprius-Rina Marlina: 1.443
R Adipati Surya-Ali Rahman: 2.801

5. Kabupaten Pesawaran (3.798)

M Nasir-Naldi Rinara Rizal: 1.743
Dendi Ramadhona-S Marzuki: 2.055

6. Kabupaten Lampung Tengah (24.421)

Loekman Djoyosoemarto-M Ilyas H Muda: 9.381
Musa Ahmad-Ardito Wijaya: 7.182
Nessy Kalviya-KH Imam Suhadi: 7.858

7. Kabupaten Lampung Selatan (529)

Nanang Ermanto-Pandu K Dewangsa: 443
Toni Eka Candra-Antoni Imam: 46
(Ditetapkan pada 1 Oktober)
Hipni-Melin: 40
(Tidak Memenuhi Syarat)

8. Kabupaten Lampung Timur (527)

Yusron Amirullah-Beni Kisworo: 110
Zaiful Bokhari-Sudibyo: 346
Dawam Raharjo-Azwar Hadi: 71.

Penertiban APS paslon akan berlangsung hingga H-1 pemungutan suara 9 Desember mendatang. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:21 WIB

Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda Perkuat Akses Desa Sukaraja

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06 WIB

Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ 2025

Senin, 30 Maret 2026 - 18:43 WIB

Halal Bihalal Pemkab Pesawaran, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB