Bank Waway dan Bank Syariah Bandarlampung Raup Laba Bersih di 2020

Redaksi

Selasa, 26 Januari 2021 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN menghadiri RUPS BPR Waway Lampung (Perseroan) Tahun Buku 2020, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN menghadiri RUPS BPR Waway Lampung (Perseroan) Tahun Buku 2020, Selasa (26/1). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Dua bank milik pemerintah di Kota Bandarlampung, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Waway Lampung dan Bank Syariah, berhasil meningkatkan laba bersih di 2020.

Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Syariah yang turut dihadiri Wali Kota Bandarlampung Herman HN, Selasa (26/1) pagi, Bank Syariah disebutkan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,75 M pada tahun 2020. Sementara di tahun 2019 Bank Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,5 M.

“Ya RUPS Bank Syariah ini. Alhamdulillah laba bersih meningkat ya,” kata Herman HN usai menghadiri kegiatan RUPS Bank Syariah di Jalan Gajah Mada Bandarlampung, Selasa (26/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Herman HN menargetkan, ke depan, laba bersih Bank Syariah bisa mencapai angka di atas Rp3 M.

Direktur Utama Bank Syariah Kota Bandarlampung Ridwansyah menyampaikan, pelayanan Bank Syariah tidak hanya bagi warga Kota Tapis Berseri tapi juga di beberapa kabupaten lainnya seperti Lampung Selatan, Lampung Timur, Pesawaran, Pringsewu dan Tanggamus.

\”Jadi target di 2021 ini, insyaallah kita optimis tercapai di atas target yang diminta oleh Pak Wali Kota Herman HN,\” ujar dia.

Dari laba bersih yang diperoleh Bank Syariah, 55 persennya menjadi pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandarlampung.

Sementara BPR Waway yang 99 persen sahamnya dimiliki Pemkot Bandarlampung meraup laba bersih sekitar Rp16 M di tahun 2020. Meningkat bila dibandingkan tahun 2019 lalu sebesar Rp15 M.

“Nilainya yang masuk Kota Bandarlampung Rp9,1 M tapi sudah diambil kemarin Rp5 M. Sehingga tinggal Rp4,1 M,” kata Herman HN.

Dalam rangka pencapaian target tahunan, pemerintah kota berupaya menambah jumlah nasabah namun untuk penambahan modal belum bisa dilakukan karena terbentur penanganan pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan di tahun 2021 mungkin (bisa) ditambah sedikit-sedikit,” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB