Banjir di Beberapa Wilayah Pringsewu, Ini Nomor Layanan Darurat BPBD

Leni Marlina

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pringsewu sejak Jumat (17/1/2025) siang hingga Sabtu (18/1/2025) pagi, mengakibatkan banjir di sejumlah pemukiman warga dan areal pertanian. Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai hingga Lebih dari 40 Cm.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir merendam sebagian besar wilayah Kecamatan Ambarawa, termasuk Pekon Margodadi, Ambarawa Induk, Ambarawa Barat, Ambarawa Timur, Kresnimulyo, dan Jati Agung. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke sejumlah rumah warga.

Di wilayah ini, hujan deras juga menyebabkan amblasnya jembatan sepanjang 6 meter di Pekon Margodadi. Jembatan akses vital penghubung dari Pekon Margodadi menuju Pekon Ambarawa Timur. Meski sudah dalam penanganan jembatan ini baru bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kecamatan Pringsewu, genangan terjadi di RT 06 RW 04 Pekon Sidoharjo, daerah yang kerap menjadi langganan banjir akibat luapan Sungai Way Bulok. Empat rumah warga dilaporkan terdampak, meskipun sebagian besar genangan air melanda area pertanian.

Sementara itu, di Kecamatan Gadingrejo, banjir menggenangi jalanan dan rumah warga di Rt 04, 10, 11 ,12 dan 13 Pekon Parerejo. Banjir juga menggenangi puluhan hektar sawah yang berada disekitar aliran sungai Way Bulok arah Pemda Pringsewu Banjir ini disebabkan karena luapan sungay Way Bulok dan kiriman dari wilayah Pekon Wates dan sekitarnya.

Baca Juga  Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu

Genangan air juga menutupi beberapa titik jalan utama Kabupaten Pringsewu, seperti di Pekon Wates, SPBU Tambahsari, dan depan kampus Universitas Aisyah Pringsewu (UAP). Banjir ini diduga terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan yang terus meningkat.

Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, menyampaikan Polres Pringsewu bersama instansi terkait telah bersiaga untuk menangani dampak banjir. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka, dan proses pendataan rumah warga yang terdampak terus dilakukan.

Priyono juga menyampaikan, seiring waktu genangan air disebagain daerah terdampak sudah berangsur surut.

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah curah hujan yang tinggi. Kami juga meminta warga membersihkan saluran air dan menyelamatkan barang-barang berharga, terutama di daerah rawan banjir,” ujarnya pada Sabtu (18/1/2025) pagi.

Baca Juga  Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Selain itu, untuk mencegah terjadinya musibah tenggelam, polisi juga mengimbau para orang tua agar tidak melepas pengawasan terhadap anak-anak.

“Kami ingatkan agar anak-anak tidak bermain di dekat saluran air, drainase, maupun sungai yang berpotensi berbahaya,” tambahnya.

Masyarakat juga diharapkan terus mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang dan segera melaporkan jika ada situasi darurat di wilayahnya. Laporan tersebut bisa disampaikan langsung melalui call center polres Pringsewu pada Hotline 110 atau melalui Layanan darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pringsewu pada nomor 0729-21108. (Rls)

Berita Terkait

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 
Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan
Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB